Selasa, 14 April 2026

Berita Banjarnegara Hari Ini

Sesepuh Adat Dieng Banjarnegara Bocorkan Fenomena Anak Berambut Gembel, Begini Ceritanya

Selasa (2/11/2021) pagi, suasana komplek Rumah Budaya Dieng, Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara agak lain dari biasanya. 

Penulis: khoirul muzaki | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/KHOIRUL MUZAKKI
Prosesi pemotongan rambut gembel di Kompleks Rumah Budaya Dieng, Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Selasa (2/11/2021) pagi. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Dieng Culture Festival (DCF) akhirnya terlaksana di tengah pandemi Covid-19.

Karena masih dalam suasana pandemi, DCF dilaksanakan seusai protokol kesehatan yang ketat.

Hanya tamu undangan dengan jumlah terbatas yang boleh menyaksikan even budaya itu. 

Wisatawan yang biasanya menyemut di Dieng saat DCF bisa menyaksikan festival itu secara virtual. 

Baca juga: Saking Kesalnya Hadapi Genangan, Pedagang Tanam Kangkung di Kompleks Pasar Darurat Banjarnegara

Baca juga: Berikut Hasil Pemeriksaan KPK Terhadap Ajudan Budhi Sarwono, Kaitan Kasus Korupsi di Banjarnegara

Baca juga: 5 Anak Berambut Gimbal Jalani Potong Rambut di Dieng, Permintaan Alwi Nonton Rewo-rewo Terkabul

Baca juga: Dieng Culture Festival Dimulai Besok Minggu, Tradisi Potong Rambut Gimbal Senin 1 November 2021

Selasa (2/11/2021) pagi, suasana komplek Rumah Budaya Dieng, Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara agak lain dari biasanya. 

Tempat yang biasanya sepi kini lebih meriah. 

Sejumlah tamu menempati tempat duduk yang berjarak.

Mereka tak banyak karena ada pembatasan jumlah tamu undangan. 

Lima anak berambut gembel dari berbagai daerah siap diruwat. 

Ritual pemotongan rambut gimbal menjadi puncak acara pada DCF tahun ini.

Tidak ada beda pelaksanaan prosesi adat itu, kecuali kemeriahannya yang jauh berkurang. 

Pandemi tak membuat acara itu batal diadakan. 

Jauh sebelum ada DCF, tradisi itu sudah mengakar di masyarakat.

DCF hanya kemasan lain agar tradisi itu lebih memikat. 

Sehari belum prosesi pemotongan, pemangku adat memimpin upacara napak tilas di tempat-tempat keramat. 

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved