Breaking News:

Penanganan Corona

Polisi Bubarkan Paksa Acara Qasidahan di Desa Pasuruhan, Polres Pati: Terbukti Langgar Aturan PPKM

Qasidah digelar dalam rangka tasyakuran khitanan warga di RT 05 RW 02, Desa Pasuruhan, Kayen Pati tanpa sepengetahuan pihak berwenang.

Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: deni setiawan
DOKUMENTASI POLRES PATI
Polsek Kayen sedang menghentikan dan membubarkan pementasan qasidah di Desa Pasuruhan, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, Kamis (21/10/2021) malam. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PATI - Polsek Kayen terpaksa menghentikan dan membubarkan pementasan qasidah di Desa Pasuruhan, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, pada Kamis (21/10/2021) malam.

Qasidah tersebut digelar dalam rangka tasyakuran khitanan warga di RT 05 RW 02, tanpa sepengetahuan pihak berwenang.

Adapun personel Polsek Kayen yang melakukan kegiatan ini dipimpin Bawas Polsek Kayen, Aiptu Suwoto.

Baca juga: Pertunjukan Belum Boleh Digelar, Pranatacara di Pati Banting Setir Jadi Pembuat Layangan

Baca juga: Dapat Banyak Sanksi Komdis PSSI, AHHA PS Pati Bersiap Ajukan Banding, Khususnya Kaitan Ini

Baca juga: Joko Susilo Resmi Tukangi AHHA PS Pati, Gantikan Ibnu Grahan

Baca juga: ASN Pemkab Pati Ini Kalah Suara di Pilkades PAW Margomulyo, Haryanto: Tidak Usah Dipikir

Dia didampingi tiga anggota Bhabinkamtibmas dan satu personel Koramil, yakni Peltu Muji Hanif.

Kasi Humas Polres Pati, Iptu Sukarno mengatakan, pembubaran pementasan qasidah tersebut berdasarkan Instruksi Bupati Pati Nomor 17 Tahun 2021.

Yakni tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat level 3 untuk pengendalian penyebaran Covid-19 di Kabupaten Pati.

"Acara tersebut sebelumnya diketahui oleh petugas Bhabinkamtibmas Desa Pasuruan."

"Setelah mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada yang punya hajatan khitanan dan mengundang grup qasidah dari daerah Gabus," ujar dia kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (22/10/2021).

Setelah anggota Polsek Kayen melakukan pengecekan, ternyata benar ada penampilan hiburan qasidah tanpa izin.

"Warga yang punya hajat meminta maaf dan mengakui salah karena tidak ada izin dan melanggar PPKM Level 3."

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved