Breaking News:

Berita Jawa Tengah

Respon Jateng Terhadap Pemberlakuan UU HPP: Bakal Ringankan Pelaku UMKM Saat Bayar PPh

Pemberlakuan UU Harmonisasi Peraturan Pajak (HPP) akan meringankan pelaku UMKM dalam hal pembayaran PPh berpenghasilan di bawah Rp 500 juta.

Penulis: Abduh Imanulhaq | Editor: deni setiawan
PEMPROV JATENG
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jateng, Ema Rachmawati. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Pemberlakuan UU Harmonisasi Peraturan Pajak (HPP) akan meringankan pelaku UMKM dalam hal pembayaran Pajak Penghasilan (PPh), berpenghasilan di bawah Rp 500 juta.

Pemprov Jateng merespon hal tersebut, dengan melakukan literasi keuangan bagi para pengusaha sektor usaha kecil menengah.

Baca juga: Polda Jateng Gerebek Kantor Penagihan Pinjol di Yogyakarta, Penagih Sebar Konten Pornografi

Baca juga: Jelang Liga 3 Jateng Bergulir, Persibat Batang Berhasil Gaet Eks Pemain Liga 1 Rafid Lestaluhu

Baca juga: Pesan Gubernur Ganjar Kepada Kafilah Jateng: Apapun Hasilnya Harus Dihormati

Baca juga: Selamat, Empat Aplikasi Pemkab Banyumas Masuk Top 40 Inovasi Pelayanan Publik KIPP 2021 Jateng

Kepala Diskop UKM Jateng, Ema Rachmawati mengatakan, pihaknya menyambut baik pemberlakuan UU HPP.

Ia mengatakan, selama ini pajak menjadi masalah tersendiri yang bagi pelaku usaha mikro dan kecil menengah.

"Pajak itu, kalau pakainya omzet itu besar sekali."

"Karena 0,5 dari omzet kan jadi gede banget."

'Kalau UKM catat cash flownya itu menjadi tidak besar, karena dihitung dari keuntungan saja."

"Ruginya pun dihitung oleh pajak."

"Keuntungan berapa itu, (pajak) hanya kurang lebih 12 persen dari keuntungan kan tidak besar," kata Ema, Senin (18/10/2021).

Ia menyebut, literasi keuangan menjadi kendala bagi UMK.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved