Breaking News:

PSIS Semarang

Gaji Oktober Dipotong 20%, Sanksi bagi Finky Pasamba Tak Kunjung Gabung Latihan dengan PSIS Semarang

Manajemen PSIS Semarang memberi hukuman tegas kepada gelandang bertahan asal Ambon, Finky Pasamba.

TRIBUN BANYUMAS/F ARIEL SETIAPUTRA
Finky Pasamba melepaskan tendangan jarak jauh ke gawang Arema FC pada laga Grup A Piala Menpora di Stadion Manahan Surakarta, Selasa (30/3/2021) petang. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Manajemen PSIS Semarang memberi hukuman tegas kepada gelandang bertahan asal Ambon, Finky Pasamba.

Finky disanksi setelah tak kunjung menampakkan batang hidungnya di Kota Semarang hingga setelah laga pekan keenam BRI Liga 1 2021/2022 melawan Persebaya.

Finky yang belum tiba di mes diberi hukuman oleh manajemen PSIS berupa pemotongan gaji 20 persen di bulan Oktober dan larangan bermain satu kali pertandingan pada saat menghadapi Persik Kediri, Jumat (15/10/2021) lalu.

Manajemen PSIS juga memerintahkan Finky segera datang ke Semarang guna melaksanakan kewajibannya berlatih dan menghormati kontrak yang masih berlaku hingga Desember tahun 2022.

Baca juga: Ucapkan Terima Kasih dan Sayonara di Instagram, Finky Pasamba Bakal Hengkang dari PSIS Semarang?

Baca juga: Gol Ini Buat Istri: Kata Septian David Seusai Jebol Gawang Persik Kediri, PSIS Semarang Menang 3-0

Baca juga: Debut Manis Pelatih dan Tiga Pemain Muda PSIS Semarang, Menangi Laga Lawan Persik Kediri

Baca juga: PSIS Semarang Jelang Lawan Persik Kediri - Tetap Optimis Menang Meski Tim Sedikit Pincang

Belum diketahui apa yang membuat Finky enggan bergabung ke PSIS.

Namun, sebelumnya, lewat media sosial Instagram, Finky menyatakan keinginannya hengkang dari PSIS Semarang.

"Finky kami beri hukuman tegas karena sikapnya. Ini juga berdasarkan kontrak yang berlaku antara PSIS dan Finky dan yang bersangkutan diminta menghormati kontrak yang masih berlaku hingga Desember tahun 2022," kata CEO PSIS, Yoyok Sukawi, Minggu (17/10/2021).

Yoyok Sukawi juga berharap, kasus indisipliner Finky tidak terjadi lagi di internal tim guna menjaga soliditas PSIS dalam mengarungi BRI Liga 1 2021/2021.

"Semoga, ini bisa menjadi efek jera dan tidak ada kejadian yang sama ke depannya," harap Yoyok. (*)

Baca juga: Viral di Media Sosial, Es Permen Karet Hadir di Mejasem Tegal. Segelas Hanya Rp 5000

Baca juga: Kapal Nelayan Tersambar Petir di Perairan Batang, Satu ABK Hilang

Baca juga: Pisah Sementara dari Marcus, Kevin Berpasangan dengan Daniel Maju di Final Piala Thomas Hari Ini

Baca juga: Dukung Budidaya Kapulaga di Panusupan Banyumas, Pemprov dan BPR BKK Purwokerto Beri 8000 Pohon

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved