Berita Batang
Kapal Nelayan Tersambar Petir di Perairan Batang, Satu ABK Hilang
Kapal Bintang Kejora berukuran 4 Gross Ton (GT) milik Kusaini (45), warga Desa Klidang Lor, Kecamatan Batang, Jawa Tengah, mengalami kecelakaan laut.
Penulis: dina indriani | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, BATANG - Kapal Bintang Kejora berukuran 4 Gross Ton (GT) milik Kusaini (45), warga Desa Klidang Lor, Kecamatan Batang, Jawa Tengah, mengalami kecelakaan laut di mil perairan laut Batang.
Kecelakaan diduga akibat tersambar petir itu mengakibatkan satu anak buah kapal (ABK) hilang.
Hal itu dibenarkan Ketua DPC HNSI Kabupaten Batang Teguh Tarmujo.
"Iya, benar. Kapal atau perahu dengan alat tangkap arad tersebut berangkat dari Pelabuhan Batang pada 16 Oktober 2021 (Sabtu, Red) sekitar pukul 06.00 WIB."
"Kejadian kecelakaan sekira pukul 24.00 WIB. Saat itu, mereka tengah beraktivitas di tengah cuaca hujan lebat dan ombak besar. Tiba-tiba, ada petir yang menyambar kapal," jelas Tarmujo saat dihubungi, Minggu (17/10/2021).
Baca juga: Pencarian Nelayan di Pantai Sumberjati Kebumen Dihentikan, Korban Terakhir Ditemukan di Hari Kelima
Baca juga: Kapal Pengayoman IV Tenggelam saat Perjalanan Cilacap-Nusakambangan, 2 Orang Tewas dan 5 Selamat
Baca juga: Jelang Liga 3 Jateng Bergulir, Persibat Batang Berhasil Gaet Eks Pemain Liga 1 Rafid Lestaluhu
Baca juga: Cerita Dibalik Kamp Isolasi Gerwani Era G30S di Batang: Sukarni Kecil Suka Nonton Mereka Main Wayang
Tarmujo mengatakan, kejadian tersebut diperkirakan terjadi di perairan Barang di 6 derajat Lintang Utara - 47 derajat Bujur Timur, atau sekitar 5 mil Utara perairan Batang.
Dikatakannya, KM Bintang Kejora berangkat melaut dengan tiga ABK, yaitu Kusaini (45), warga Desa Klidang Lor; Wahidi (52), warga Dukuh Milingan, Kelurahan Karangasem Utara, Batang; dan Casdono (42), warga dukuh Kertosari, Kelurahan Kasepuhan, Kecamatan Batang.
Akibat kecelakaan laut tersebut, ABK Casdono mengalami luka di bagian paha kaki sebelah kiri dan Wahidi yang merupakan juru mudi perahu, terpental ke laut.
Dua rekannya berusaha mencari tapi sampai Minggu pagi, belum ada tanda-tanda ditemukan.
"Satu ABK masih belum ditemukan. Ini, saya mendampingi ABK yang selamat untuk membuat laporan resmi ke pihak Satpolair Polres Batang," ujarnya. (*)
Baca juga: Pisah Sementara dari Marcus, Kevin Berpasangan dengan Daniel Maju di Final Piala Thomas Hari Ini
Baca juga: Dukung Budidaya Kapulaga di Panusupan Banyumas, Pemprov dan BPR BKK Purwokerto Beri 8000 Pohon
Baca juga: Paryo Minta Pemerintah Turun Tangan, Kondisi Peternak Ayam Petelur di Banjarnegara Kian Terpuruk
Baca juga: Produksi Sampah Plastik Berlimpah, Pemkab Banyumas Mendaur Ulang Jadi Genting dan Paving