Penanganan Corona
Sudah 96 Persen Lebih, Capaian Vaksinasi Terkini di Kota Tegal
Data terbaru per 10 Oktober 2021, capaian vaksinasi dosis pertama di Kota Tegal sudah mencapai angka 96,40 persen.
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Capaian vaksinasi Covid-19 di Kota Tegal, tiap minggunya terus mengalami peningkatan yang signifikan.
Data terbaru per 10 Oktober 2021, capaian vaksinasi dosis pertama sudah mencapai angka 96,40 persen.
Tercatat ada sebanyak 205.381 jiwa sudah divaksin.
Sementara untuk capaian vaksinasi dosis kedua sudah berada di angka 58,48 persen.
Persentase tersebut meningkat sekira 3 persen dari 10 hari sebelumnya.
Baca juga: AKP Vonny Farizky Jabat Kasatreskrim Polres Tegal Kota, AKP Syuaib Abdullah Geser ke Brebes
Baca juga: Pedagang Datangi Kantor Disporapar Kota Tegal, Minta Pintu Timur PAI Bisa Dibuka, Ini Alasan Mereka
Baca juga: Kabar Baik, Saudi Beri Sinyal Izinkan Jemaah Umrah dari Indonesia. Ini Harapan Biro Travel di Tegal
Baca juga: Sindikat Jual BBM Bersubsidi Ilegal di Pelabuhan Tegal Dibongkar, Pakai Mobil Mirip Milik Kantor Pos
Kepala Dinkes Kota Tegal, dr Sri Primawati Indraswari bersyukur, capaian vaksinasi Covid-19 terus mengalami peningkatan.
Pihaknya saat ini sedang memfokuskan vaksinasi dengan sasaran masyarakat lanjut usia (lansia).
Satu di antara caranya dengan melakukan vaksinasi door to door.
Petugas medis secara langsung datang ke rumah tiap lansia di Kota Tegal.
"Alhamdulillah, vaksinasi door to door berlangsung efektif," kata Prima kepada Tribunbanyumas.com, Senin (11/10/2021).
Prima menjelaskan, vaksinasi Covid-19 terhadap lansia memang harus lebih sabar.
Karena biasanya para lansia ini memiliki penyakit penyerta atau komorbid.
Beberapa lansia harus ditunda vaksinasinya karena tidak lolos screening kesehatan.
Setelah lolos screening kesehatan, baru lansia tersebut bisa divaksin.
Sementara capaian vaksinasi lansia dosis pertama di angka 58,47 persen, tercatat ada sebanyak 13.404 jiwa.
Dosis kedua di angka 41,25 persen, tercatat ada sebanyak 9.457 jiwa.
"Contoh ada lansia umur 102 tahun."
"Sampai 11 kali kunjungan rumah untuk screening kesehatan, akhirnya baru bisa divaksin," jelasnya.
Prima mengimbau, masyarakat di Kota Tegal yang belum mendapatkan vaksinasi Covid-19, agar segera mengikuti.
Terutama bagi masyarakat yang masuk kategori kelompok rawan terpapar Covid-19.
Seperti lansia, ibu hamil, dan masyarakat yang memiliki penyakit penyerta seperti hipertensi, diabetes, jantung, ginjal, dan kanker.
"Bagi yang punya komorbid, penyakitnya ditangani dahulu."
"Setelah teratasi bisa segera divaksin," jelasnya. (*)
Disclaimer Tribun Banyumas
Bersama kita lawan virus corona.
Tribunbanyumas.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.
Ingat pesan ibu, 5M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, selalu Menjaga jarak, Menghindari kerumunan, mengurangi Mobilitas).
Baca juga: Elite Pro Academy Liga 1, PSIS Semarang Masuk Grup Neraka, Bukan Target Jadi Juara Tapi Hal Ini
Baca juga: Vedha Syukuri Kehadiran Ian Gillan, Pemain Muda PSIS Semarang Ini Nambah Ilmu dari Pelatih Asing
Baca juga: KABAR DUKA, Ketua DPW PAN Jateng Tutup Usia. Sempat Dirawat di Rumah Sakit Cempaka Putih Jakarta
Baca juga: Pengurus PMI Jateng 2021-2026 - Taj Yasin Jadi Dewan Kehormatan, Ketuanya Sarwa Pramana
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/sri-primawati-dinkes-tegal.jpg)