Breaking News:

Berita Nasional

Kabar Baik, Saudi Beri Sinyal Izinkan Jemaah Umrah dari Indonesia. Ini Harapan Biro Travel di Tegal

Pemerintah Arab Saudi memberi sinyal izin umrah bagi jemaah Indonesia. Kabar ini pun disambut antusias pelaku usaha umrah Tanah Air.

AFP
Jemaah haji mengikuti salat Tarawih di sekitar Kabah, 13 April 2021. Pemerintah Arab Saudi membuka lagi Mekkah untuk ibadah umrah setelah 18 bulan sejak penutupan perbatasan akibat wabah Covid-19. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Pemerintah Arab Saudi memberi sinyal izin umrah bagi jemaah Indonesia. Kabar ini pun disambut antusias pelaku usaha umrah Tanah Air.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan, kabar izin umrah bagi jemaah Indonesia itu disampaikan Pemerintah Arab Saudi melalui nota diplomatik Kedutaan Besar (Kedubes) Arab Saudi di Jakarta pada 8 Oktober 2021.

"Nota diplomatik Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta pada 8 Oktober 2021 telah menyampaikan hal-hal sebagai berikut, kedutaan sudah menerima informasi dari pihak yang berkompeten di Kerajaan Saudi Arabia perihal peraturan dimulainya kembali pelaksanaan umrah bagi jemaah umrah Indonesia," kata Retno dalam konferensi pers secara virtual melalui kanal YouTube MoFA Indonesia, Sabtu (9/10/2021).

Baca juga: Jemaah Indonesia Belum Bisa Umrah, Terganjal Kasus Covid Tinggi dan Jenis Vaksin

Baca juga: Pemerintah Arab Saudi Izinkan Kegiatan Umrah, Begini Respon Pemilik Biro dan Kemenag Karanganyar

Baca juga: Arab Saudi Tutup Lagi Akses Masuk bagi WNA dari 20 Negara, Termasuk Calon Jemaah Umrah Indonesia

Retno mengatakan, dalam nota diplomatik itu juga disebut bahwa komite khusus di pemerintah Arab Saudi sedang bekerja untuk meminimalkan hambatan yang dapat menghalangi jemaah umrah Indonesia dalam menjalankan ibadah.

"Juga disebutkan, kedua pihak dalam tahap akhir, membahasan mengenai pertukaran link teknis dengan Indonesia yang menjelaskan informasi para pengunjung berkaitan dengan vaksin dan akan memfasilitasi proses masuknya jemaah," ujarnya.

Retno juga mengatakan, Pemerintah Arab Saudi akan mempertimbangkan jemaah Indonesia untuk menjalani karantina selama 5 hari, bila mereka tidak memenuhi standar kesehatan yang dipersyaratkan.

Lebih lanjut, Retno mengatakan, kabar baik ini akan segera ditindaklanjuti bersama Menteri Kesehatan dan Menteri Agama Republik Indonesia guna membahas mengenai teknis pelaksanaan umrah lebih detail.

"Saya sendiri telah melakukan koordinasi dan komunikasi baik dengan Pak Menteri Kesehatan maupun dengan Pak Menteri Agama," ujarnya.

Terkait lampu hijau umrah bagi jemaah Indonesia ini, Biro Umrah Mutiara Azra Tour dan Travel di Kota Tegal pun ikut bersiap.

Pemilik Biro Umrah Mutiara Azra Tour dan Travel, Anisa (37) mengatakan, pihaknya sangat senang dengan kabar baik yang disampaikan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved