Breaking News:

Berita Purbalingga

Bantu Pulihkan Ekonomi, Pemkab Purbalingga Anggarkan Pendampingan UMKM dan Pariwisata di 2022

Pemkab Purbalingga memastikan memberikan anggaran untuk pendampingan dan stimulus bagi UMKM serta pariwisata di tahun 2022.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/HUMAS PEMKAB PURBALINGGA
Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi menyerahkan Nota Kesepakatan Bersama antara Pemkab dengan DPRD Purbalingga tentang Kebijakan Umum APBD (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2022, di ruang rapat DPRD setempat, Senin (11/10/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga memastikan memberikan anggaran untuk pendampingan dan stimulus bagi UMKM serta pariwisata di tahun 2022.

Hal ini disampaikan Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi saat menyampaikan Rancangan Nota Kesepakatan Bersama Antara Pemkab Purbalingga dengan DPRD tentang Kebijakan Umum APBD (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2022 di Ruang Rapat DPRD setempat, Senin (11/10/2021).

Pada kesempatan tersebut, Tiwi, sapaan bupati, memaparkan prioritas kebijakan keuangan tahun 2022.

Selain kewajiban gaji ASN, anggaran diarahkan pada pemberdayaan ekonomi masyarakat.

"Melalui pendampingan dan stimulus kepada UMKM, industri, pertanian, ketenagakerjaan, dan pariwisata, termasuk pembangunan mal pelayanan publik," ujar Tiwi, dalam rilis yang diterima Tribunbanyumas.com, Senin.

Baca juga: Hanya Pakai Celana Dalam, Pemilik Motor yang Hilang di Tumanggal Purbalingga Ditemukan di Hutan

Baca juga: Dapat Pendampingan, 65 IKM dan UMKM di Purbalingga Dilatih Soal Branding Produk

Baca juga: Warga Tumanggal Purbalingga Geger, Temukan Motor Tergeletak di Kebun tapi Pengendara Hilang

Baca juga: Selamat! Pemkab Purbalingga Raih Opini WTP Kelima secara Berturut-turut

Pada bidang infrastruktur, anggaran akan diprioritaskan untuk pemeliharaan infrastruktur dasar semisal jalan, irigasi, dan kelengkapan jalan.

Termasuk, lanjutan penyelesaian beberapa infrastruktur GOR indoor dan gedung DPRD.

Pada bidang sosial, anggaran diarahkan untuk perlindungan sosial bagi ODKB, panti asuhan, yatim piatu, santunan kematian, serta jaminan kesehatan masyarakat miskin.

Tiwi menjelaskan, pendapatan daerah Kabupaten Purbalingga tahun 2022 diproyeksikan Rp 1.975.328.354.000.

Sedangkan total belanja daerah tahun 2022 diproyeksikan mencapai Rp 2.030.965.854.000. Atau terjadi defisit.

"Terdapat penambahan kebutuhan belanja wajib dan mengikat yang cukup besar, yaitu untuk pembayaran gaji CPNS dan PPPK sejumlah 2678 orang."

"Penambahan belanja tersebut tidak diimbangi penambahan alokasi dana transfer umum oleh pemerintah pusat sehingga harus mengurangi alokasi belanja untuk kegiatan yang lain," imbuhnya.

Baca juga: Sempat Terguling di Matesih Karanganyar, Mobil Bermuatan Ikan Lanjutkan Perjalanan seusai Dievakuasi

Baca juga: KPK Kembali Sambangi Setda Banjarnegara terkait Dugaan Korupsi, Giliran Ruang UKPBJ yang Diobok-obok

Baca juga: Ditinggal Ibnu Grahan, PSG Pati Rahasiakan Pelatih Baru. Siap Menatap 8 Sisa Laga di Liga 2

Baca juga: RSUD Cilacap Luncurkan Sistem Digital, Pendaftaran Berobat Bisa Dilakukan H-1 Lewat Daring

Terkait selisih yang cukup banyak antara pendapatan dan pengeluaran itu, Tiwi mengatakan, akan diupayakan tambahan pemasukan yang bersumber dari sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) 2021, yang besarannya diproyeksikan mencapai Rp 60 miliar.

"Kelebihannya, yaitu sebesar Rp 4.362.500.000 direncanakan akan dipergunakan untuk menambah penyertaan modal pemerintah daerah kepada BUMD," ungkapnya. (Tribunbanyumas/jti)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved