Penanganan Corona
Ganjar Gowes Menuju Magelang Pantau Vaksinasi Massal, Disebutnya Bagian Siapkan Sektor Pariwisata
Ganjar juga meminta seluruh daerah di Jateng benar-benar mempersiapkan jika ingin membuka destinasi wisata.
Penulis: Abduh Imanulhaq | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, MAGELANG - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo gowes pagi dari Yogyakarta menuju Magelang untuk memantau vaksinasi massal di beberapa titik seperti di Candi Borobudur, Desa Wisata Wanurejo, dan Balkondes Duta Menoreh Tanjungsari.
Vaksinasi dengan target 10 ribu orang tersebut ditujukan untuk menggenjot capaian vaksinasi di Magelang yang masih rendah sekaligus mempersiapkan sektor pariwisata dan pendidikan.
Baca juga: Tim e-Sports Jateng Lolos ke Final Eksibisi PON Papua 2021, Ganjar: Keren dan Membanggakan
Baca juga: Gubernur Ganjar Pranowo Ikut Bergetar Saat Bacakan Amanat Menteri ATR/BPN, Ada Apakah?
Baca juga: Ganjar dan Airlangga Hartarto Bertemu di Klaten, Bersama-sama Bagi Apem Kiai Ageng Gribig
Baca juga: Haris Tak Berkutik, Ganjar Temukan Banyak Pelanggaran Prokes di SMKN 1 Tengaran
"Untuk menyiapkan dan membantu para pelaku wisata khususnya di kawasan Borobudur."
"Selain itu juga para pelajarnya."
"Kami sengaja menggelar di kawasan ini, agar publik tahu bahwa pariwisata kita mesti siap-siap sehingga masyarakat aman, pelaku wisata aman dan pelajar aman," kata Ganjar, Minggu (26/9/2021).
Selain itu, ada sejumlah event besar yang akan digelar di Borobudur dalam waktu dekat ini, antara lain event Tour de Borobudur (TDB), ajang balap sepeda dan Borobudur Marathon, ajang marathon tingkat internasional.
"Sebelum melaksanakan kegiatan-kegiatan itu, kami ingin vaksinasi dipercepat."
"Dan memang Kabupaten Magelang ini termasuk rendah vaksinasinya, maka kita serbu harapannya bisa naik dan masyarakat bisa terlindungi."
"Kalau sudah begitu, maka wisata yang bagus-bagus di kawasan ini bisa bergeliat lagi," terangnya.
Ganjar juga meminta seluruh daerah di Jawa Tengah benar-benar mempersiapkan jika ingin membuka destinasi wisata.
Kepala daerah setempat harus bisa memilih dan memilah mana destinasi prioritas dan mana yang perlu dilakukan percepatan vaksinasi.
"Pilihan itu bisa didorong umpama pelaku ekonomi di pasar, anak sekolah dan tentu pariwisata."
"Semuanya harus siap dan divaksin. Kalau sudah divaksin, kita jadi tenang."
"Menggeser dari pandemi ke endemi menurut saya yang paling bagus adalah vaksin," ucapnya.
Sementara itu, acara vaksinasi di kawasan Borobudur disambut antusias masyarakat.