Berita Kudus
Mulai Malam Ini, Tugu Identitas Kudus akan Disorot Proyektor Laser Video Tematik. Ini Temanya
Tugu Identitas yang terletak di Jalan Mayor Basuno, Getaspejaten, Kecamatan Jati, Kudus, akan disorot proyektor laser menampilkan video tematik.
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS - Tugu Identitas yang terletak di Jalan Mayor Basuno, Getaspejaten, Kecamatan Jati, Kudus, akan disorot proyektor laser dengan menampilkan video mapping tematik mulai malam ini, Senin (20/9/2021).
Kegiatan yang bakal berlangsung sepekan ini merupakan bagian dari acara memeriahkan HUT ke-472 Kudus.
Nantinya, di tugu yang memiliki tinggi sekitar 27 meter itu akan terlihat visual berupa video.
Tayangan tersebut bisa dinikmati sekitar satu jam, mulai pukul 19.00 WIB.
Di hari pertama, video yang akan ditampilkan bertema sejarah Kudus atau asal mula nama Kudus.
Baca juga: Akhirnya, Petani di Kudus Kini Bisa Rasakan Manisnya Harga Kacang Hijau
Baca juga: Tim KPK Kembali Datangi Kudus, Ada Apakah?
Baca juga: Gembleng Fisik Pemain, Persiku Kudus Boyong Pemain ke Pemusatan Latihan di Pegunungan
Baca juga: Tak Ada Tiang Permanen, 18 Tahun Jaringan Listrik ke Rumah Warga di Gondoharum Kudus Disangga Bambu
Di hari kedua, akan ditampilkan video sejarah Kudus masa kolonial.
Kemudian, berturut-turut, video sejarah kretek, upacara hari jadi Kabupaten Kudus, dan Kudus saat ini.
Ada juga, karya animasi SMK Raden Umar Said di hari keenam atau 25 September.
Terakhir, menampilkan video wisata, tradisi, dan budaya Kudus.
Kepala Bidang Kebudayaan pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kudus, Agus Susanto, mengatakan, upaya menampilkan video di tubuh bangunan ikonik milik pemerintah Kabupaten Kudus itu merupakan upaya kembali menghidupkan Tugu Identitas.
Sebab, selama ini, tugu tersebut bisa dikatakan mati.
"Video mapping tematik itu (hasil) antara tim IT kami ditambah RUS (SMK Raden Umar Said)," kata Agus saat ditemui, Senin.
Tugu tersebut, kata Agus, akan terus dikembangkan.
Penampilan video melalui sorot proyektor merupakan langkah awal setelah lama tidak ada kegiatan di tempat tersebut.
"Tugu itu milik kita. Nanti akan diperbaiki dan dikembangkan," imbuhnya. (*)
Baca juga: Hari Pertama Operasi Patuh Candi 2021 di Purbalingga, Polisi Bagi Masker dan Ajak Tertib Lalu Lintas
Baca juga: Anak di Pasar Kliwon Solo Tega Pukul Ibu hingga Terjatuh, Berakhir Cium Kaki di Mapolsek
Baca juga: Bupati Banyumas Masih Mempersoalkan Status Level PPKM: Kalau Mau Fair, Sudah Tiga Pekan Level 2
Baca juga: Kejari Blora Geledah Kantor Dindagkop UKM, Dalami Dugaan Korupsi Jual Beli Kios Pasar Cepu