Breaking News:

Berita Kudus

Tak Ada Tiang Permanen, 18 Tahun Jaringan Listrik ke Rumah Warga di Gondoharum Kudus Disangga Bambu

Selama 18 tahun, warga RT 02‎ RW 03 Desa Gondoharum, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, tak memiliki jaringan tiang listrik permanen.

Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/RAKA F PUJANGGA
Warga melintas di bawah kabel listrik yang disangga bambu di jalan Desa Gondoharum, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, Selasa (14/9/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS - Selama 18 tahun, warga RT 02‎ RW 03 Desa Gondoharum, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, tak memiliki jaringan tiang listrik permanen.

Jaringan tiang listrik yang menyambung ke rumah-rumah warga hanya ditopang menggunakan bambu.

Kasmiran (45), seorang warga setempat, mengatakan, sejak membangun rumah tahun 2003, dirinya harus mandiri memasang tiang listrik menggunakan bambu.

Ada empat bambu yang disiapkan Kasmiran agar kabel listrik bisa menyambung ke rumahnya.

"Listriknya, sejak rumah ini dibangun 2003 nyalur (menyambung-red) dari tetangga. Jaraknya, kira-kira 300 meter."

"Tapi, mulai 2018, sudah pasang listrik sendiri, cuma tiangnya modal sendiri pakai bambu, sampai sekarang," ujarnya, Selasa.

Baca juga: Ayo Dimanfaatkan, Cuma Berlaku Sampai Besok Rabu, Urus Paspor Bisa di Kantor Disdukcapil Kudus

Baca juga: Tiga Kursi Kepala OPD di Pemkab Kudus Kosong, Buntut Mutasi Lima Pejabat

Baca juga: Kesuksesan Yanti Olah Labu Siam Belum Sebanding Akibat Pandemi, Pemkab Kudus Janjikan Ini

Baca juga: Catat, Ini Jadwal dan Lokasi SKD CPNS dan PPPK 2021 Kudus

Kasmiran sudah berusaha mengajukan pemasangan tiang jaringan listrik permanen ke PLN namun dinilai, lokasinya tidak menguntungkan.

Pasalnya, di lingkungan tersebut, hanya ada dua rumah yang terpisah jauh dari tetangga lain.

"Dari BTL (Biro Teknik Listrik), bilangnya, untuk pemasangan tiang itu harusnya ada beber‎apa rumah baru bisa dibangun tiang listrik permanen karena ada hitung-hitungan biaya," kata dia.

‎Padahal, kata Kasmiran, kondisi kabel listrik yang disangga hanya menggunakan bambu sangat membahayakan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved