Breaking News:

Berita Jawa Tengah

Astagfirullah, Warga Cluwak Pati Temukan Bayi di Bawah Jembatan, Diduga Dibuang Orangtuanya

Bayi seberat 2,4 kilogram dan panjang 48 sentimeter yang ditemukan warga itu kini dalam keadaan sehat.

Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: deni setiawan
POLRES PATI
Lokasi penemuan bayi di bawah jembatan Sungai Dukuh Gebang, Desa Sumur, Kecamatan Cluwak, Kabupaten Pati, Sabtu (28/9/2021) 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PATI - Seorang bayi baru lahir ditemukan terbungkus karung dan kain di bawah jembatan Sungai Dukuh Gebang, Desa Sumur, Kecamatan Cluwak, Kabupaten Pati, Sabtu (28/9/2021) pukul 09.15.

Bayi tersebut dibiarkan tergeletak di bawah pohon rumbia, perbatasan antara Desa Sumur dan Desa Gerit.

Diduga, bayi berjenis kelamin laki-laki itu dibuang oleh orangtuanya, yang hingga kini belum diketahui identitasnya.

Kasi Humas Polres Pati, Iptu Sukarno, membenarkan informasi tersebut.

Baca juga: Kedua Pemuda Asal Pati Ini Pasang Taruhan Rp 700 Ribu, Mereka Enggan Disebut Joki Balap Liar

Baca juga: Belum Ada Kapoknya, Residivis Asal Pati Ini Empat Kali Ditangkap, Terkait Kasus Pencurian Motor

Baca juga: Hasil Razia Kos di Margorejo Pati - Satu Tempat Kos Terdapat Tiga Pasangan Bukan Pasutri

Baca juga: Polisi Ungkap Kasus Pencurian Mobil di Pati, DPO Berstatus Kerabat Korban

Menurut dia, yang pertama kali menemukan bayi tersebut adalah Tolip (38), warga setempat.

"Mulanya sekira pukul 08.00, Tolip bersama seorang warga lain bernama Supeno pergi untuk membajak sawah."

"Kemudian pukul 09.15, Tolip pergi ke sungai untuk membersihkan badan."

"Di sana dia melihat ada bayi yang dibungkus, ditaruh di bawah pohon rumbia," ujar dia kepada Tribunbanyumas.com, Sabtu (18/9/2021).

Setelah itu Tolip menyampaikan hal tersebut pada Supeno.

Supeno lalu menghubungi anaknya, yaitu Kasmani yang merupakan perangkat desa setempat.

Setelah tahu hal tersebut, Kasmani bersama rekan sesama perangkat desa langsung menuju lokasi untuk mengambil bayi tersebut.

"Bayi itu kemudian dibawa ke balai desa dan diserahkan bidan desa."

"Selanjutnya bayi dibawa ke Puskesmas untuk dirawat di sana," jelas Iptu Sukarno.

Dia menambahkan, bayi dengan berat 2,4 kilogram dan panjang 48 sentimeter tersebut kini dalam keadaan sehat. (*)

Baca juga: Curhatan Pedagang di Banjarnegara: Penurunan Level PPKM Kondisi Usaha Kami Masih Sama

Baca juga: Dindukcapil Banjarnegara Jemput Bola, Rekam Data Warga Pelosok Belum Miliki E-KTP

Baca juga: Pura-pura Tawarkan Jasa Bikin Akun Trading Forex, Pria di Wonosobo Bawa Kabur Uang Rp 23,5 Juta

Baca juga: Tergiur Harga Mahal, Pemuda di Wonosobo Curi 5 Burung Murai Batu Milik Tetangga. Dijual Rp 3 Juta

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved