Breaking News:

Berita Demak

Ahli Waris Pasien Covid di Demak Bakal Terima Santunan Rp 1,5 Juta, Disediakan bagi 1.218 Orang

Pemerintah Kabupaten Demak bakal menyalurkan santunan kematian kepada ahli waris pasien Covid-19. Setiap ahli waris bakal menerima Rp 1,5 juta.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/RIFQI GOZALI
Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Demak Eko Pringgolaksito saat ditemui wartawan di Pendopo Kabupaten Demak, Jumat (17/9/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, DEMAK - Pemerintah Kabupaten Demak bakal menyalurkan santunan kematian kepada ahli waris pasien Covid-19. Setiap ahli waris bakal menerima santunan Rp 1,5 juta.

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Demak Eko Pringgolaksito, mengatakan, santunan diberikan kepada ahli waris berdasarkan data kematian akibat Covid-19 milik Dinas Kesehatan setempat.

"Untuk kematian dampak Covid-19 ini kami salurkan kepada 1.218 ahli waris lewat transfer. Data yang masuk sekarang, ada 899 ahli waris penerima. Besarannya Rp 1,5 juta," kata Eko di Pendopo Kabupaten Demak, Jumat (17/9/2021).

Baca juga: Videonya Viral, Oknum Pengurus Ponpes di Demak Aniaya Santri Anak Gara-gara Tak Segera Tidur Malam

Baca juga: Gubernur Ganjar Naik Pitam Saat Gowes Minggu Pagi, Tegur Panitia Pit-Pitan Bareng di Demak

Baca juga: Tepergok Curi Motor di Ungaran, Warga Demak Dihajar Warga saat Tertangkap di Tembalang Kota Semarang

Baca juga: Kalap! Pemuda di Demak Bunuh Pacar setelah Dengar Pengakuan Hamil 6 Bulan

Menurut Eko, data yang diterima, diperoleh dari Pasukan Khusus Pemakaman atau Paskuman Covid-19 milik Dinkes.

"(Warga meninggal saat) isolasi mandiri tidak lewat Paskuman tidak dapat karena data tidak masuk," kata dia.

Bantuan itu, katanya, sebagai tali asih kepada ahli waris yang anggota keluarganya meninggal karena Covid-19.

Ini sebagai bantuan pula lantaran tradisi di Demak, saat ada orang yang meningal, warga sekitar datang takziah sambil membawa beras.

Sementara, selama pandemi Covid-19, warga tak melayat untuk mencegah kerumunan yang berpotensi menjadi media penularan.

"(Bantuan ini) sebagai gantinya itu," kata dia.

Sementara, Bupati Demak Eisti'anah turut serta mengucapkan duka mendalam kepada ahli waris, atas meninggalnya keluarga mereka karena Covid-19.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved