Jumat, 10 April 2026

Berita Kendal

RSDC Kendal Mulai Sepi, Kasus Aktif Covid Menurun Sepekan Terakhir

Rumah Sakit Darurat Covid-19 Kabupaten Kendal mulai kosong seiring penurunan kasus di wilayah tersebut.

Penulis: Saiful Masum | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/SAIFUL MA'SUM
Suasana Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Kendal terlihat lengang, Kamis (16/9/2021). Sejak sepekan lalu, rumah sakit ini tak lagi merawat pasien Covid-19 lantaran kasus yang mulai turun. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - Rumah Sakit Darurat Covid-19 Kabupaten Kendal mulai kosong seiring penurunan kasus di wilayah tersebut.

Pada Kamis (16/9/2021), tercatat hanya ada 31 kasus aktif dengan enam kecamatan zero Covid-19.

Dari total kasus tersebut, 95 persen menjalani isolasi mandiri.

Direktur RSDC Kendal Budi Mulyono mengatakan, bangunan lima lantai yang difungsikan sebagai rumah sakit darurat khusus Covid-19 ini sudah kosong sejak sepekan terakhir.

Baca juga: Capaian Vaksinasi Pelajar di Kendal Masih Rendah, Padahal PTM Terbatas Hendak Diperluas

Baca juga: Vaksinasi Bisa Makin Agresif di Kendal, Stok Vaksin Masih Aman, Saat Ini Ada 125 Ribu Dosis

Baca juga: Bupati Dico: Warga Kendal Bisa Daftar Vaksinasi Melalui Pemdes, Begini Cara Mudahnya

Baca juga: Pekan Ini di Kendal, Sekolah Penyelenggara PTM Terbatas Diperluas, Tersebar di 20 Kecamatan

Kata dia, pasien terakhir yang dirawat di RSDC adalah warga Desa Kebonagung, Kecamatan Ngampel.

Setelah itu, tidak ada lagi warga yang masuk di RSDC.

Terkait kondisi ini, beberapa tenaga kesehatan yang diambil dari puskesmas mulai dikembalikan secara bertahap.

Kini, hanya sebagian nakes yang disiagakan di RSDC untuk melayani tes PCR, swab antigen, juga nakes siaga.

"Total, ada 70 nakes dari puskesmas dan relawan mulai dikembalikan. Sementara, fungsi RSDC saat ini sebagai tempat pengujian sampel PCR," terangnya di Kendal, Kamis (16/9/2021).

Menurut Budi, saat ini, RSDC masih disiagakan untuk mengantisipasi jika terjadi lagi lonjakan kasus, termasuk petugas medis.

Pihaknya juga berencana menutup RSDC jika nanti perkembangan kasus terus membaik.

"Kalau memang, nanti, tidak ada pasien, akan ditutup secara bertahap. Namun, tetap kami siagakan petugas medisnya agar sewaktu-waktu bisa digunakan saat dibutuhkan," ujar Budi.

Kepala Dinas Kesehatan Kendal Ferinando Rad Bonay menambahkan, perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Kendal terus mengalami penurunan.

Dari 31 kasus aktif saat ini, didominasi oleh pasien yang menjalani isolasi mandiri.

"Di rumah sakit, hanya 1 sampai 2 orang. Kasus semakin berkurang, RSDC sudah lama kosong, rumah sakit lain juga kosong," terangnya.

Baca juga: Belum Punya Identitas Diri, Tahanan di Rutan Salatiga Ikuti Perekaman Data E-KTP

Baca juga: Jelang Liga 1 Hadapi Persiraja Banda Aceh, PSIS Semarang Buat Sesi Khusus Latihan bagi Striker

Baca juga: Vaksinasi Covid di Banyumas Baru Tercapai 28,6 Persen, Pemkab Terus Genjot Kelompok Sasaran Lansia

Baca juga: TMMD Sengkuyung Tahap 3 2021 di Banyumas Dimulai, Bangun Jalan Beton di Desa Dawuhan

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved