Breaking News:

Penanganan Corona

Masuk Tiga Daerah di Jateng dengan Angka Kematian Covid Tinggi, Begini Penjelasan Bupati Tegal

Umi menjelaskan, tingginya persentase kematian Covid-19 di Kabupaten Tegal justru dipicu rendahnya kasus positif.

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/DESTA LEILA KARTIKA
Bupati Tegal Umi Azizah, saat ditemui di rumah dinas Bupati pada Kamis (1/4/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SLAWI - Bupati Tegal Umi Azizah memberi tanggapannya terkait sorotan Koordinator Penanganan Covid-19 Nasional Luhut Binsar Panjaitan terkait tingginya kasus kematian di wilayah tersebut.

Umi menjelaskan, tingginya persentase kematian Covid-19 di Kabupaten Tegal justru dipicu rendahnya kasus positif.

Umi mencontohkan, saat Kabupaten Tegal mengalami kasus tinggi, tepatnya Juni-Juli 2021 lalu, jumlah kasus terkonfirmasi dalam sepekan mencapai 500 kasus.

Dari jumlah tersebut, pasien meninggal mencapai 50 orang. Hal ini menghasilkan angka kematian 10 persen.

Baca juga: Pemerintah Beri Peringatan, Angka Kematian di 3 Daerah di Jateng Ini Tinggi meski Kasus Covid Turun

Baca juga: Rodjo Tater Pangkah Tegal Mulai Dibuka untuk Wisatawan, Sekali Masuk Dibatasi 500 Pengunjung

Baca juga: Niat Awal Curi Ayam, Supriyanto Akhirnya Gasak Motor dan Laptop Warga Tegal saat Pemilik Terlelap

Sementara, sepekan terakhir, kasus terkonfirmasi positif ada 25 kasus dengan kematian empat pasien.

"Sehingga, persentase angka kematian menjadi 16 persen. Kalau hanya dilihat dari persentase angka kematian, jumlahnya memang banyak tapi melihat perkembangan secara keseluruhan, sangat turun drastis," jelas Umi saat ditemui di Slawi, Rabu (15/9/2021).

Jumlah vaksin tidak proporsional

Menurut Umi, pihaknya terus melakukan penanganan Covid-19, satu di antaranya menggenjot vaksinasi.

Apalagi, realisasi vaksinasi masih jauh dari target, yakni 70 persen dari 1,2 juta warga tervaksin.

Terkait hal ini, Umi mengatakan, satu di antara pemicunya adalah pasokan vaksin yang tak sesuai jumlah penduduk.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved