Breaking News:

Berita Internasional

Kasus Covid Melonjak, Presiden AS Joe Biden Ancam Pecat PNS yang Menolak Vaksinasi

Ancaman kepada pegawai negeri sipil (PNS) agar mau divaksin Covid-19 tak hanya berlaku di Indonesia tetapi juga di Amerika Serikat.

Editor: rika irawati
AFP/Angela Weiss
Presiden terpilih AS Joe Biden menyampaikan sambutan di The Queen di Wilmington, Delaware, pada 10 November 2020. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, WASHINGTON DC - Ancaman kepada pegawai negeri sipil (PNS) agar mau divaksin Covid-19 tak hanya berlaku di Indonesia tetapi juga di Amerika Serikat.

Presiden AS Joe Biden mengancam bakal memecat PNS yang menolak vaksin Covid-19.

Ancaman ini dikeluarkan lantaran besarnya tekanan yang diterima presiden ke-46 AS tersebut agar segera melakukan upaya penyelamatan negara dari virus corona.

Lebih dari 650.000 orang AS meninggal karena corona, dengan rumah sakit dan fasilitas medis di sana mulai penuh.

Biden sudah menjanjikan bahwa "musim panas mereka akan bebas dari Covid-19".

Namun, keberadaan varian Delta membuat infeksi kembali meningkat.

Baca juga: Dua Bom Bunuh Diri Meledak di Afghanistan, 12 Tentara AS Tewas dan 60 Warga Sipil Terluka

Baca juga: Resmi Jadi Presiden Ke 46 Amerika Serikat, Joe Biden: Tanpa Persatuan, Tidak Ada Perdamaian

Baca juga: Cabut Larangan Era Donald Trump, Joe Biden Perbolehkan Lagi Tiktok dan Wechat Beredar di AS

Dalam kebijakan terbaru, Joe Biden menginstruksikan kementerian tenaga kerja mengidentifikasi perusahaan swasta yang mempunyai 100 karyawan atau lebih.

Mereka diwajibkan menerima vaksin Covid-19.

Jika menolak, mereka harus menunjukkan bukti tes negatif karyawannya minimal sekali sepekan.

Dilansir Sky News, Kamis (9/9/2021), instruksi ini juga berlaku untuk PNS AS.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved