Penanganan Corona
Dedy Yon Penuh Keyakinan, Kota Tegal Turun Level Bulan Depan, Belajar Tatap Muka Bisa Full
Alasan keyakinan Pemkot Tegal bulan depan status turun menjadi PPKM Level 3 karena angka kasus Covid-19 sudah menurun.
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono optimis status level dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Tegal akan turun pada awal September 2021.
Dalam perpanjangan hingga 30 Agustus 2021, Kota Tegal masih berstatus PPKM Level 4.
Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono mengatakan, alasan bulan depan status turun menjadi PPKM Level 3 karena angka kasus Covid-19 sudah menurun.
Baca juga: Inilah Mbah Jaonah, Lansia Tertua Penerima Vaksin di Kota Tegal, Usianya Sudah 91 Tahun
Baca juga: Ganjar Merinding Dengar Kisah Letda Always di Tegal, Anak Juru Parkir Ini Didoakan Jadi Jenderal
Baca juga: Perlukah Kamu Pilih-pilih Merek Vaksin? Berikut Ini Penjelasan Kepala Dinkes Kota Tegal
Baca juga: Pemkot Tegal Cek Beras Bansos di Gudang Bulog: Kualitas Premium Broken 15 Persen
Hal itu dapat dilihat dari keterisian ruang isolasi terpusat maupun isolasi di rumah sakit.
Ia mengatakan, pasien yang menjalani isolasi mandiri terpusat jumlahnya tinggal enam orang.
Kemudian pasien yang menjalani isolasi di rumah sakit tinggal 16 orang.
Jumlah tersebut keseluruhan dari tiga rumah sakit penanganan Covid-19 di Kota Tegal.
Baik di RSUD Kardinah, RSUI Harapan Anda, dan RS Mitra Keluarga.
"Harapannya di akhir bulan ini semua selesai, bisa sembuh dan pulang."
"Dan tentunya kami di awal September 2021, dari status level 4 turun menjadi level 3," kata Dedy Yon kepada Tribunbanyumas.com, Sabtu (28/8/2021).
Dedy Yon mengatakan, setelah status level turun, maka pihaknya akan memulai simulasi pembelajaran tatap muka (PTM).
Pada September 2021, simulasi PTM dilakukan oleh pelajar di jenjang pendidikan SMA dan perguruan tinggi (PT) dengan sistem ganjil genap.
Setelah itu, bulan depannya semua siswa baru melaksanakan PTM secara full.
Sementara untuk jenjang SMP, SD, dan PAUD, simulasi PTM dengan sistem ganjil genap dilakukan pada Oktober 2021.
Bulan depannya baru semua melaksanakan PTM secara full.
Selain PTM, pihaknya pun berencana mengizinkan operasional sektor pariwisata pada September 2021.
"Persiapan terus kami lakukan, termasuk menggenjot angka vaksinasi pelajar."
"Saat ini capaian vaksinasi pelajar sudah di angka 50 persen," jelasnya. (*)
Disclaimer Tribun Banyumas
Bersama kita lawan virus corona.
Tribunbanyumas.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.
Ingat pesan ibu, 5M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, selalu Menjaga jarak, Menghindari kerumunan, mengurangi Mobilitas).
Baca juga: PTM Digelar Pekan Depan, Bupati Kudus: Peserta Didik Dilarang Gunakan Masker Scuba
Baca juga: Di Kudus, Pembelajaran Tatap Muka Digelar Serentak Pekan Depan
Baca juga: Bruno Silva dan Komarodin Sudah Akur Lagi, Dua Pemain PSIS Semarang Sempat Berseteru Karena Ini
Baca juga: Stok Pemain Bek Kiri Melimpah, Persaingan Bakal Makin Ketat di PSIS Semarang, Berikut Kata Frendi