Aktivitas Merapi Terkini
Merapi Terus Keluarkan Lahar Panas, BPBD Magelang Siaga 24 Jam Setiap Hari
Aktivitas vulkanik Gunung Merapi masih terjadi, Minggu (22/8/2021). Sepanjang pukul 00.00-06.00 WIB, terjadi tujuh kali guguran lava pijar.
TRIBUNBANYUMAS.COM, MAGELANG - Aktivitas vulkanik Gunung Merapi masih terjadi, Minggu (22/8/2021).
Sepanjang pukul 00.00-06.00 WIB, terpantau terjadi tujuh kali guguran lava pijar dari mulut gunung.
Terkait kondisi ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang bersiaga 24 jam sehari.
"Kondisi aman. Aktivitas masyarakat masih terpantau aman dan tidak terganggu. Kami tetap siaga 24 jam. Tak hanya itu, anggota BPBD juga turun ke lapangan untuk memberikan masker kepada warga," jelasnya, Minggu (22/08/2021).
Baca juga: Hujan Abu Merapi Meluas ke Boyolali, Warga Tunda Panen Daun Tembakau
Baca juga: Gunung Merapi Kembali Muntahkan Awan Panas, Tiga Kecamatan di Magelang Alami Hujan Abu
Baca juga: Update Gunung Merapi Terkini - Sabtu Pagi Lontarkan Guguran Awan Panas Hingga Dua Kilometer
Baca juga: Hujan Abu Landa 7 Desa/Kelurahan di Kabupaten Magelang setelah Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas
Di sisi lain, BPBD juga melaksanakan peran koordinasi dengan lintas instansi dari berbagai wilayah guna mengantisipasi dan meminimalkan dampak dari potensi bencana.
Pihaknya juga mengingatkan agar masyarakat tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
"Masyarakat juga diharapkan dapat mengantisipasi adanya gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi serta mewaspadai bahaya lahar, terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi," terangnya.
Sementara itu, berdasarkan olah data dan pantauan lapangan yang dilakukan oleh tim Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) pada Minggu (22/08/2021), Gunung Merapi kembali mengeluarkan tujuh kali guguran lava pijar sepanjang enam jam periode pengamatan terakhir, tepatnya pukul 00.00-06.00 WIB.
Guguran lava tersebut mengarah ke barat daya dengan jarak luncur maksimal sejauh 1.500 meter.
Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor tenggara-barat daya sejauh maksimal 3 km ke arah sungai Woro dan sejauh 5 km ke arah sungai Gendol, Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih.
Baca juga: 38 Napiter Nusakambangan Mengucap Ikrar Setia ke NKRI, KemenkumHAM Jateng: Keberhasilan Luar Biasa
Baca juga: Terungkap, Wanita Hamil Tewas di Gisikdrono Semarang Tewas Dibunuh Pacar: Kesal Sering Disuruh
Baca juga: Disdik Kota Semarang Jamin Pendidikan Anak Yatim Piatu akibat Covid, Ini Bantuan yang Disiapkan
Baca juga: Jangan Lewatkan Bulan Biru Mulai Petang Ini, Bisa Disaksikan hingga Dini Hari Nanti
Dalam hal ini, tingkat kerawanan juga masih belum berubah, yakni pada radius 3 hingga 5 kilometer dari puncak Merapi.
BPPTKG pun mengimbau segala aktivitas wisata dan penambangan di alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi dalam Kawasan Rawan Bencana (KRB) III direkomendasikan untuk dihentikan sementara waktu. (*)
Artikel ini telah tayang di TribunJogja.com dengan judul Aktivitas Vulkanik Gunung Merapi Masih Tinggi, BPBD Magelang Pastikan Tetap Siaga.