Breaking News:

Berita Nasional

Update Gunung Merapi Terkini - Sabtu Pagi Lontarkan Guguran Awan Panas Hingga Dua Kilometer

Gunung Merapi terdeteksi mengalami 60 kali gempa guguran dengan amplitudo 3-55 mm selama 7-113 detik pada Sabtu (14/8/2021).

Editor: deni setiawan
TRIBUNJOGJA/ISTIMEWA
DOKUMENTASI - Genting rumah warga di Desa Sengi, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, terlihat putih lantara tertutup abu setelah Gunung Merapi memuntahkan awan panas, Kamis (12/8/2021) pagi. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, YOGYAKARTA - Gunung Merapi kembali melontarkan guguran awan panas pada Sabtu (14/8/2021) pagi.

Gunung yang berada di wilayah perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah itu terdata telah meluncurkan awan panas guguran hingga dua kilometer ke arah barat daya pada pukul 07.40.

"Awan panas guguran tercatat di seismogram dengan amplitudo 60 mm dan durasi 158 detik," kata Kepala BPPTKG, Hanik Humaida seperti dikutip dari Kompas,com, Sabtu (14/8/2021).

Baca juga: Update Gunung Merapi Terkini - Tiga Jam Terjadi Lima Kali Guguran Awan Panas

Baca juga: Hujan Abu Landa 7 Desa/Kelurahan di Kabupaten Magelang setelah Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas

Baca juga: 3 Penambang Pasir Merapi Tewas, Tebing Setinggi 75 Meter di Sungai Bebeng Kaliurang Magelang Runtuh

Baca juga: Hilang 4 Hari, Pencari Kayu Bakar asal Magelang di Gunung Merbabu Ditemukan Lemas di Lereng Merapi

Selama periode pengamatan pukul 00.00 hingga pukul 06.00, Hanik menjelaskan, Gunung Merapi tercatat empat kali meluncurkan guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimal 1.200 meter ke arah barat daya.

Gunung api aktif itu juga terdeteksi mengalami 60 kali gempa guguran dengan amplitudo 3-55 mm selama 7-113 detik.

Tiga kali gempa hembusan dengan amplitudo 3-4 mm selama 12-13 detik.

Satu kali gempa hybrid atau fase banyak dengan amplitudo 13 mm selama 7 detik, serta empat kali gempa vulkanik dangkal dengan amplitudo 35-70 mm selama 8-16 detik.

Sebelumnya, Hanik mengatakan, Gunung Merapi saat ini memasuki fase ekstrusi atau fase keluarnya magma dari permukaan gunung.

Gunung Merapi mengalami kenaikan aktivitas seismik sejak April 2021 namun aktivitas seismiknya kemudian menurun pada 6 Agustus 2021.

Penurunan aktivitas seismik tersebut menandai dimulainya fase ekstrusi magma.

Hingga saat ini, status aktivitas vulkanik Gunung Merapi berada pada level III atau Siaga.

Guguran lava dan awan panas Gunung Merapi diperkirakan bisa berdampak ke wilayah sektor selatan-barat daya yang meliputi Sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih.

Saat terjadi letusan, lontaran material vulkanik dari Gunung Merapi diperkirakan dapat menjangkau daerah dalam radius tiga kilometer dari puncak gunung. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran Sejauh 2 Kilometer"

Baca juga: Ganjar Semangati Atlet Pelatnas Jateng di GOR Jatidiri Semarang, Latihan Jelang PON di Papua

Baca juga: Semua Sekolah Sudah Siap Gelar PTM, Disdik Kota Semarang: Tinggal Tunggu Izin Pemprov Jateng

Baca juga: Tersisa Dua Pekan Lagi, Begini Cara Imran Optimalkan Pemain PSIS Semarang Jelang Kick Off Liga 1

Baca juga: Terasa Berat, Waktu Mepet Jelang Kick Off Liga 1, Ini Tugas Khusus Imran Siapkan Tim PSIS Semarang

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved