Breaking News:

Berita Cilacap

Manfaatkan Lahan Kosong di Sekolah, Siswa SMPN 2 Cimanggu Cilacap Belajar Bertani Stroberi

Komunitas Cinta Lingkungan (Komcil) SMP Negeri 2 Cimanggu Cilacap belajar bertani lewat pemanfaatan lahan nganggur di area sekolah.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Permata Putra Sejati
Siswa yang tergabung dalam Komunitas Cinta Lingkungan (Komcil) SMPN 2 Cimanggu Cilacap berfoto bersama usai menanam stroberi dan tanaman apotek hidup, Minggu (22/8/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Komunitas Cinta Lingkungan (Komcil) SMP Negeri 2 Cimanggu Cilacap belajar bertani lewat pemanfaatan lahan nganggur di area sekolah.

Mereka belajar menjadi petani stroberi dan apotek hidup. Mulai dari menanam bibit, memupuk, dan memanen.

Calon Guru Penggerak SMPN 2 Cimanggu Siti Nurjanah mengungkapkan, awalnya, lahan yang digunakan untuk bertani itu dimanfaatkan sebagai tempat mengolah pupuk organik dan pembibitan.

Kemudian, sekolah memfasilitasi pembangunan greenhouse di area tersebut.

"Kami kembangkan untuk sarana praktik pembibitan aneka sayur dan buah. Karena musim pandemi, komoditas jahe banyak permintaan, kami juga merambah ke sana," jelas Siti, Minggu (22/8/2021).

Baca juga: Bupati Cilacap Ungkap Tantangan Terberat Tangani Covid: Bukan Luas Wilayah tapi Sebaran Hoaks

Baca juga: Pertamina RU IV CIlacap Pecahkan Rekor Muri, Tanam 76 Jenis Pohon Endemik dari Nusakambangan

Baca juga: Kebakaran di Tempat Karaoke di Karangjati Cilacap, Kepulan Asap Bersumber dari Ruangan Nomor 5

Baca juga: Tempat Pengolahan Sampah RDF Cilacap Menunjukkan Hasil, Sediakan Bahan Bakar untuk Pabrik Semen

Komunitas ini juga berhasil membuat taman baca dengan konsep ecobric.

Ecorbrik adalah pemanfaatan botol minum plastik bekas yanga diisi sampah plastik yang dipadatkan dan dibentuk menjadi meja dan kursi untuk taman baca.

Sementara, Kepala SMPN 2 Cimanggu Sulastyo Barnabas mengaku, sangat mendukung program tersebut.

Menurutnya, kegiatan komunitas ini menambah kemajuan sekolahnya.

"Semoga, ini bisa meningkatkan prestasi akademik, nonakademik dan kewirausahaan siswa," ungkapnya.

Seorang siswa kelas 9 D, Rahma, yang mengikuti komunitas ini mengungkapkan, kegiatan tersebut sangat bermanfaat.

"Kami diajari praktik pembibitan, penanaman, perawatan, hingga pemanenan buah stroberi. Sangat menyenangkan. Kami bisa berlatih cocok tanam yang baik," jelasanya.

"Lelah karena harus berkutat dengan tanah tapi rasanya puas dan senang karena dilakukan bersama," ungkapnya. (Tribunbanyumas/jti)

Baca juga: Menghilang dari Media Sosial ternyata Positif Covid, Deddy Corbuzier: Saya Sakit, Hampir Meninggal

Baca juga: 22 Siap Teken Kontrak dengan Persiku Kudus, Sebagian Bakal Langsung Diturunkan di Liga 3

Baca juga: Polisi Ringkus Pelaku Lempar Batu di Jalur Semarang-Kendal, Tertangkap di Taman Lele

Baca juga: Menkop UKM Teten Masduki Puji Kutabawa Purbalingga, Ekspor Buncis Kenya Lewat Koperasi

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved