Breaking News:

Berita Purbalingga

Menkop UKM Teten Masduki Puji Kutabawa Purbalingga, Ekspor Buncis Kenya Lewat Koperasi

Menkop UKM Teten Masduki berkunjung ke pertanian buncis kenya di Desa Kutabawa, Purbalingga, Sabtu (21/8/2021).

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop UKM) Teten Masduki bersama Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi panen buncis kenya di Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, Sabtu (21/8/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop UKM) Teten Masduki berkunjung ke pertanian buncis kenya di Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, Sabtu (21/8/2021).

Dalam kunjungannya ini, Teten memuji model bisnis yang diterapkan Koperasi Max Yasa Purbalingga.

Bahkan, menurutnya, model bisnis ini perlu direplikasi.

Terutama, agar bisa dijadikan contoh bagi para petani kecil untuk membangun corporate farming.

Teten menjelaskan, bisnis model yang dibangun yakni koperasi yang menggarap dari hulu hingga hilir pertanian.

Artinya, koperasi bekerjasama dengan perusahaan offtaker komoditi pertanian untuk menjamin permintaan pasar.

Baca juga: Modal Telepon Pintar, Ibu-ibu Kampung Marketer Purbalingga Raup Penghasilan hingga Rp 16 Juta/Bulan

Baca juga: 70 CPNS Formasi 2019 Purbalingga Ikuti Latsar, Bupati: Jangan Sekadar Lulus, Harus Punya Integritas

Baca juga: 3 Bulan, Residivis di Purbalingga Ini Lakukan 8 Kejahatan. Tertangkap Saat Curi Motor Penjual Tahu

Baca juga: Bulog Beri Bantuan 5 Ton Fortivit bagi 12 Ponpes di Purbalingga, Bupati: Ini Bukan Beras Ecek-ecek

Sekaligus, melakukan pendampingan petani dalam membudidayakan produk komoditi sesuai standar permintaan.

"Sehingga, para petani tidak lagi memikirkan kemana harus menjual," katanya.

"Lewat bisnis model ini, koperasi akan mengerahkan petaninya menanam apa yang disesuaikan dengan permintaan pasar," imbuh Teten dalam rilis yang diterima, Sabtu.

Koperasi Max Yasa Purbalingga telah bekerjasama dengan 500 petani kecil untuk mencukupi permintaan ekspor 750 kilogram buncis kenya per hari, secara konsisten, ke Singapura.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved