Berita Sragen
Datang ke Sragen, Mensos Tri Rismaharini Serahkan Bantuan Rp 1,8 Miliar Kepada 1.536 Warga
Mensos Tri Rismaharini menyerahkan bantuan sosial senilai Rp 1,8 miliar dalam kunjungan kerja mereka ke Sragen.
Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, SRAGEN – Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini, bersama legislator komisi VII DPR Paryono dan Endang Maria Astuti, menyerahkan bantuan sosial senilai Rp 1,8 miliar dalam kunjungan kerja mereka ke Sragen.
Tidak hanya warga Kabupaten Sragen, bantuan tersebut juga diperuntukkan bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari Wonogiri, dan Kota Solo.
Penyerahan bantuan tersebut dilakukan di Aula Kelurahan Nglorog, Kecamatan Sragen, Kabupaten Sragen, Jumat (20/8/2021).
Selain uang, bantuan yang diberikan berbentuk barang sesuai kebutuhan penerima.
Misalnya, aksebilitas berupa tongkat netra, bantuan kewirausahaan berupa mesin jahit, dan paket protokol kesehatan.
Baca juga: Nakes di Sragen Mulai Dapat Vaksinasi Booster, Gunakan Vaksin Moderna
Baca juga: Pemkab Sragen Mulai Belanja Invermectin untuk Covid, Diprioritaskan bagi Warga yang Menjalani Isoman
Baca juga: Anak 1,5 Tahun di Sragen Meninggal akibat Covid. Sebelumnya Alami Batuk Pilek dan Demam 2 Pekan
Baca juga: Kades Jenar Sragen Berulah Lagi: Ngamuk di Acara Hajatan yang Dibubarkan Satgas, Berakhir Minta Maaf
Hadir dalam kesempatan itu pula, Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Pepen Nazaruddin dan jajaran, Dirjen Penanganan Fakir Miskin Asep Sasa Purnama dan jajaran, serta Rehabilitasi Sosial Harry Hikmat.
Setelah membagikan bantuan, Risma juga memberikan motivasi kepada warga penerima bansos yang telah lulus atau tidak lagi menerima bantuan karena dinilai sudah mampu.
Mensos mengajak mereka tetap semangat dan terus berusaha meskipun tidak lagi menerima bantuan.
Bahkan, Risma menelepon seseorang yang pernah diberi bansos dan kini menjadi orang sukses.
"Semangat untuk teman-teman semua, tidak boleh menyerah. Memang tidak mudah tapi juga tidak susah," katanya.
"Dari jadi walikota, saya sudah membantu 18 ribu orang tidak punya, sekarang sukses, omsetnya di atas Rp 1 miliar sebulan. Punya mobil banyak, punya rumah banyak, kalian juga harus bisa," kata Risma menyemangati.
Usai menyerahkan bantuan, Risma menyampaikan kepada awak media, bantuan Rp 1, 8 miliar ini diberikan kepada 1.536 warga.
Baca juga: Bayi Kembar Siam Lahir di RSUD Dr Soeselo Slawi Tegal, Terdeteksi Sejak Kehamilan 4 Bulan
Baca juga: Terdampak Pandemi Covid, Dalang dari Boyolali Nglurug ke Solo. Tawarkan Wayang untuk Beli Beras
Baca juga: Menang Tipis 1-0 dari Sulut United di Laga Uji Coba, PSIS Semarang Rasakan Atmosfir Pertandingan
Baca juga: Tempat Karaoke Gambilangu Kendal Masih Beroperasi saat PPKM, Tamu dan Pemandu Lagu Dites Antigen
Bantuan diberikan kepada warga miskin dan disabilitas.
"Bentuk bantuannya bermacam-macam. Bukan (hanya) uang, misalkan dia mau jualan maka kami berikan gerobak atau dibelikan bahan makanan," jelasnya.
"Disabilitas juga, tunanetra kami berikan tongkat. Kalau mau usaha, kami berikan usaha. Angkringan ini juga untuk penyandang disabilitas," terang Risma.
Risma mengatakan, pihaknya juga terus memantau kemajuan dari penerima bantuan Kemensos. (*)