Penanganan Corona

Nakes Kota Semarang Mulai Terima Vaksin Dosis Ketiga, Sasaran 25 Ribu Orang

DKK Semarang menjelaskan, 1.000 vial yang sudah didistribusikan itu bisa mengakomodir vaksinasi tahap ketiga untuk 14 ribu nakes. 

Penulis: budi susanto | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/EKA YULIANTI FAJLIN
Kepala DKK Semarang, M Abdul Hakam. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Pemkot Semarang mulai lakukan vaksinasi tahap ketiga atau vaksin-booster' title=' vaksin Booster'> vaksin Booster untuk tenaga kesehatan (nakes).

Tercatat Senin (9/8/2021), 1.795 nakes di Kota Semarang sudah mengikuti vaksinasi tahap ketiga.

Menurut Kepala DKK Semarang, M Abdul Hakam, ada 25 ribu nakes yang disasar dalam program vaksinasi tahap ketiga.

Baca juga: Di Kabupaten Semarang, Pendataan Awal Vaksinasi Pelajar Mulai Dilakukan

Baca juga: Pusat Perbelanjaan Boleh Buka Lagi, Pengunjung Mal Paragon Semarang Harus Tunjukkan Bukti Vaksin

Baca juga: Selamat, Djarot Supriyoto Jabat Sekda Kabupaten Semarang

Baca juga: Pedagang Jamu Asal Cilacap Ini Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Ungaran Semarang, Begini Kata Saksi

“Untuk vaksin Boster kami mendapatkan 1.000 vial dari Pemprov Jateng,” jelasnya kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (10/8/2021).

Dia menjelaskan, 1.000 vial yang sudah didistribusikan itu bisa mengakomodir vaksinasi tahap ketiga untuk 14 ribu nakes. 

“Satu vialnya bisa untuk 14 dosis."

"Sementara ada 25 ribu nakes yang terdaftar di Sosialisasi Aplikasi Sistem Informasi SDM Kesehatan (SISDMK), sisanya menunggu distribusi vaksin,” paparnya.

Menyoal penyimpanan vaksin-moderna' title=' vaksin Moderna'> vaksin Moderna, Hakam menerangkan, setiap faskes diminta menyediakan freezer.

“Vaksin Moderna wajib disimpan di suhu minus 35 derajat Celcius."

"Untuk sementara satu faskes mendapatkan 5 vial atau 70 dosis,” ujarnya.

Ia juga menuturkan, setelah dikeluarkan dari freezer dan digunakan, vaksin-moderna' title=' vaksin Moderna'> vaksin Moderna tidak boleh disimpan lagi.

"Perlakuan vaksin ini berbeda, karena satu jam sebelum digunakan harus dikeluarkan dari frezeer agar mencair."

"Setelah mencair harus dihabiskan, tidak boleh disimpan lagi," kata Hakam.

Hakam menambahkan, persyaratan nakes menerima vaksin-booster' title=' vaksin Booster'> vaksin Booster, harus sudah mendapatkan vaksinasi tahap kedua minimal tiga bulan.

"Syaratnya adalah mengikuti vaksinasi dosis kedua, baik menggunakan vaksin Sinovac ataupun Astrazenca sampai akhir April 2021 atau berjarak tiga bulan," tambahnya. (*)

Disclaimer Tribun Banyumas

Bersama kita lawan virus corona.

Tribunbanyumas.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.

Ingat pesan ibu, 5M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, selalu Menjaga jarak, Menghindari kerumunan, mengurangi Mobilitas).

Baca juga: Pemkab Kebumen Gagas Wisata Susur Pantai, Mulai dari Pantai Pedalen sampai Karangbolong

Baca juga: Cilacap Kekurangan 1,5 Juta Vaksin Sinovac, Jadwal Penyuntikan Vaksin Dosis Kedua Mundur

Baca juga: Tarko Sulap Angkot Jadi Ambulans Desa, Simak Kisah Lengkap Warga Karangnangka Banyumas Ini

Baca juga: Polisi Berikan Rompi Hijau Kepada PKL di Purbalingga, Jadi Relawan Peduli Protokol Kesehatan

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved