Berita Kebumen

Dapur Rumah Warga Mekarsari Kebumen Terbakar, Api Diduga Muncul dari Tungku Seusai Masak Serundeng

Pastikan tungku dalam kondisi mati sebelum ditinggal tidur atau melakukan kegiatan lain agar tak memicu kebakaran.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/DOK HUMAS POLRES KEBUMEN
Petugas Polres Kebumen mengecek lokasi kebakaran rumah warga Desa Mekarsari, Kebumen, Senin (9/8/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Hati-hati saat memasak, terutama untuk warga yang masih menggunakan tungku kayu bakar. Pastikan tungku dalam kondisi mati sebelum ditinggal tidur atau melakukan kegiatan lain agar tak memicu kebakaran.

Seperti yang dialami Ichwan (73), warga Desa Mekarsari, Kecamatan Kutowinangun, Kebumen.

Sebagian bangunan rumah terbakar lantaran api tungku merembet ke kayu dan dinding rumah.

Kasi Humas Polres Kebumen Iptu Tugiman mengatakan, kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

Kebakaran terjadi Senin (9/8/2021), sekitar pukul 00.30 WIB.

Baca juga: Pemkab Kebumen Gagas Wisata Susur Pantai, Mulai dari Pantai Pedalen sampai Karangbolong

Baca juga: Kronologi Warga Kebumen Ditipu Pegawai Dinsos Gadungan: Diajak ke Dapur, Dijanjikan Uang-Cincin Emas

Baca juga: Pura-pura Jadi Petugas Dinas Sosial, Tiga Pria Berpakaian Batik Gasak Uang di Rumah Warga Kebumen

Baca juga: Ini Cara Warga Jogosimo Kebumen Antisipasi Kepunahan Penyu, Tiap Bulan Lepasliarkan Anakan Penyu

"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Api bisa segera dipadamkan sebelum merembet ke bangunan rumah inti," jelas Iptu, Senin.

Penuturan Ichwan, kebakaran bermula saat anaknya memasak serundeng. Setelah memasak, diduga, api belum benar-benar padam saat ditinggalkan beristirahat.

Senin dini hari, suara genteng jatuh dan letupan kayu terbakar membangunkan Ichwan. Saat ia beranjak, rupanya, api telah membesar dan sudah merembet ke dinding dan atap dapur rumah.

Melihat kejadian itu, Ichwan meminta bantuan warga serta melaporkan ke Tim Damkar untuk memadamkan api.

"Api bisa dipadamkan setelah dua unit Damkar Prembun datang ke lokasi," kata Iptu Tugiman.

Akibat dari kejadian itu, korban diperkirakan mengalami kerugian materi sebanyak Rp 3 juta. (*)

Baca juga: Stok Sinovac Habis, Vaksinasi Dosis Dua 27 Ribu Warga Kota Tegal Terancam Molor

Baca juga: Gubernur Ganjar Tak Gunakan Vaksinasi sebagai Syarat Warga Mengakses Layanan Publik, Ini Alasannya

Baca juga: Hilir Mudik di Kantor DPUR Banjarnegara, KPK Usut Kasus Korupsi?

Baca juga: 6000 Ibu Hamil di Banyumas Mulai Terima Vaksinasi Covid, Bukan Pakai Moderna tapi Sinovac

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved