Berita Semarang Hari Ini

Duka Porter Stasiun Semarang Tawang di Masa Pandemi, Mujiman Nyambi Jadi Tukang Isi Korek Gas

Untuk menyambung biaya hidup, Mujiman mencoba keberuntungan dengan menjual jasa mengisi bahan bakar korek gas di sekitar Stasiun Semarang Tawang.

Penulis: budi susanto | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/HERMAWAN HANDAKA
Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu bersama Wakil Kepala Stasiun Semarang Tawang, Daniel Yuniarta, Dirut PDAM Tirta Moedal Semarang, Farchan Hilmie, dan Lurah Tanjung Mas, Margo Haryadi memberikan bantuan kepada porter kereta di Stasiun Semarang Tawang, Jumat (6/8/2021). Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemkot Semarang kepada para porter yang juga terdampak pandemi. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Pandemi yang tak kunjung berakhir menyebabkan sektor transportasi ikut terpuruk.

Kondisi itu membuat pendapatan pekerja di bidang transportasi ikut anjlok.

Seperti yang dialami Mujiman (59), yang sudah puluhan tahun menjadi porter di Stasiun Semarang Tawang.

Pembatasan perjalanan kereta membuat penghasilannya redup.

Ditambah lagi hanya empat kereta yang beroperasi di Stasiun Semarang Tawang, yang semakin memperparah penghasilannya.

Baca juga: Pembunuh Gadis Kebumen di Semarang Tertangkap. Pelaku Masih 17 Tahun, Pegawai Tempat Pemotongan Ayam

Baca juga: 3.283 Aset Lahan Pemkot Semarang Belum Bersertifikat, Sutanto: Masih Diurus Melalui Program PTSL

Baca juga: Warga Manfaatkan Pengisian Tabung Oksigen Gratis di Balai Kota Semarang, Tersedia 200 Tabung

Baca juga: Tiga Pendaki Gunung Ungaran Kabupaten Semarang Tersesat, Terakhir Terlihat di Sendang Suroloyo

“Satu bulan saya berangkat hanya dua kali."

"Itu karena stasiun sangat sepi dan tidak ada penumpang,” jelasnya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (6/8/2021).

Untuk menyambung biaya hidup, Mujiman mencoba keberuntungan dengan menjual jasa mengisi bahan bakar korek gas di sekitar stasiun.

Jasa mengisi bahan bakar ia patok Rp 1.000 untuk satu korek gas.

“Kalau ramai bisa 30 orang datang untuk mengisi bahan bakar korek gas."

"Ya untuk menyambung hidup,” ujarnya.

Diakuinya, sebelum pandemi ia bisa membawa barang penumpang kereta sampai delapan kali dalam sehari.

“Sekarang kalau beruntung bisa dua kali, dan bisa membawa pulang Rp 40 ribu."

"Tapi kalau beruntung, seringnya tidak dapat apa apa,” kata ayah tiga anak itu.

Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu bersama Wakil Kepala Stasiun Semarang Tawang, Daniel Yuniarta, Dirut PDAM Tirta Moedal Semarang, Farchan Hilmie,  dan Lurah Tanjung Mas, Margo Haryadi memberikan bantuan kepada porter kereta di Stasiun Semarang Tawang, Jumat (6/8/2021). Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemkot Semarang kepada para porter yang juga terdampak pandemi.
Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu bersama Wakil Kepala Stasiun Semarang Tawang, Daniel Yuniarta, Dirut PDAM Tirta Moedal Semarang, Farchan Hilmie, dan Lurah Tanjung Mas, Margo Haryadi memberikan bantuan kepada porter kereta di Stasiun Semarang Tawang, Jumat (6/8/2021). Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemkot Semarang kepada para porter yang juga terdampak pandemi. (TRIBUN BANYUMAS/HERMAWAN HANDAKA)

Pemkot Semarang Beri Bantuan

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved