Breaking News:

Berita Jepara

Karimunjawa Jepara Masih Ditutup untuk Wisatawan, Dampak Perpanjangan PPKM Darurat

Perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat berdampak pada pembukaan tempat wisata Karimunjawa di Jepara.

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan | Editor: rika irawati
Tribunbanyumas.com/ Rival Almanaf
Suasana pantai Karimunjawa menjelang matahari tenggelam 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JEPARA - Perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat berdampak pada pembukaan tempat wisata Karimunjawa di Jepara.

Hingga Sabtu (24/7/2021), Karimunjawa belum boleh menerima kunjungan wisatawan.

Hal ini disampaikan Camat Karimunjawa Nor Soleh.

Menurutnya, Balai Taman Nasional Karimunjawa juga sudah membuat surat terkait belum bolehnya Karimunjawa menerima wisatawan setelah perpanjangan PPKM.

Baca juga: Pariwisata Karimunjawa di Jepara Ditutup Lagi, Imbas PPKM Darurat

Baca juga: Selamat Tinggal KMC Kartini 1, Kapal Semarang-Karimunjawa, Dipensiunkan Setelah 17 Tahun Berlayar

Baca juga: Pemuda asal Mlongo Jepara Tewas setelah Jaring Ikan di Pantai Pailus, Tersengat Ubur-ubur di Lengan

Baca juga: Tes Swab Jadi Syarat Pernikahan di Jepara. Tersedia Fasilitas Gratis, Termasuk bagi Saksi dan Wali

Kendati demikian, Soleh mengatakan, transportasi air ke Karimunjawa, masih berjalan.

Hal ini untuk memfasilitasi mobilitas warga Karimunjawa dari dan ke daratan Jepara. Sehingga, pasokan logistik ke pulau terluar Jawa Tengah itu masih aman.

"Pasoka logistik tidak ada kendala. BBM dan sembako juga lancar. Kegiatan yang mengarah ke ekonomi, kecuali wisata, tidak ada kendala," kata Soleh, Sabtu.

Dia menambahkan, setiap orang yang mau menuju ke Jepara, dari Karimunjawa atau sebaliknya, juga harus menjalani swab antigen. Namun, hal tersebut tidak berlaku bagi warga Karimunjawa.

"Orang yang dalam satu kawasan tidak perlu rapis (swab antigen)," tandasnya. (*)

Baca juga: Cerita Pendamping Korban Kekerasan Perempuan saat Pandemi: Visum di Ruangan yang Sama Pasien Covid

Baca juga: BLT Dana Desa Bulan Juli di Kudus Mulai Disalurkan, Sasar 21.706 Keluarga

Baca juga: PSIS Semarang Manfaatkan Jeda Kompetisi untuk Berburu Sponsor, Junianto: Ada yang Beri Lampu Hijau

Baca juga: Berkunjung ke Tegal? Jangan Lupa Beli Oleh-oleh Kacang Bogares untuk Dibawa Pulang

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved