Breaking News:

PPKM Darurat Jateng

Kapolres Salatiga: Pedagang yang Patuh Dihadiahi Paket Sembako

Masyarakat Kota Salatiga dinilai sangat mematuhi ajakan maupun anjuran pemerintah untuk bersama-sama menekan penyebaran virus corona (Covid-19).

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: deni setiawan
POLRES SALATIGA
Kapolres Salatiga AKBP Rahmad Hidayat memberikan sembako kepada pedagang di Jalan Jenderal Sudirman Salatiga, Jumat (23/7/2021) malam. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SALATIGA - Menjelang berakhirnya masa penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat atau diperpanjang menjadi PPKM Level 4 sejumlah pedagang yang mematuhi aturan diberikan bantuan sembako Polres Salatiga.

Kapolres Salatiga, AKBP Rahmad Hidayat mengatakan, aturan PPKM Darurat maupun Level 4 mewajibkan pedagang kali lima (PKL) dan lainnya untuk menutup operasional secara mandiri maksimal pukul 21.00.

"Total kami menyediakan 200 paket sembako untuk dibagikan kepada masyarakat."

"Tetapi jika faktanya ke depan kurang akan kami sesuaikan," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Sabtu (24/7/2021).

Baca juga: Exit Tol Ditutup, Jalan Arteri Salatiga Dipadati Truk dan Angkutan Barang

Baca juga: Wali Kota Salatiga Ajak ASN Penyintas Covid Berdonor Plasma Konvalesen: Ini Kesempatan Bantu Pasien

Baca juga: Dicurhati Belum Ada Pembeli, Kapolres Salatiga Borong Makanan di Angkringan saat Operasi Jam Malam

Baca juga: Bansos Makin Diperketat di Kota Salatiga, Yuliyanto: Biar Tidak Cepat Habis

Menurut AKBP Rahmad, selama penerapan PPKM Darurat masyarakat Kota Salatiga dinilai sangat mematuhi ajakan maupun anjuran pemerintah untuk bersama-sama menekan penyebaran virus corona (Covid-19).

Dia menambahkan, mobilitas masyarakat baik siang atau malam hari juga cenderung menurun dan lebih banyak aktivitas di rumah karena lampu jalan dimatikan.

"Sementara arus lalu lintas dampak penutupan jalan tol di jalan arteri Kota Salatiga meningkat hingga 30 persen selama PPKM Level IV," katanya.

Kapolres Salatiga menyatakan, peningkatan tersebut didominasi truk dan angkutan barang.

Karena tidak masuk kategori kritikal dan esensial kendaraan diarahkan melewati jalan umum.

Pihaknya mengungkapkan, kebanyakan kendaraan yang melintas dari Jakarta menuju Jawa Timur dan sebaliknya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved