Berita Kriminal Hari Ini
Korban Terseret Hingga 10 Meter, Polres Karanganyar: Alasan Pelaku Rampas HP Karena Kepepet
Semula pelaku berhenti di depan rumah korban, perempuan berinisial L dengan bermaksud menanyakan alamat.
Penulis: Agus Iswadi | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, KARANGANYAR - Pemuda berinisial G, warga Kecamatan Kerjo, Kabupaten Karanganyar ditangkap seusai merampas handphone milik seorang warga di Jalan Karangpandan-Ngargoyoso Kabupaten Karanganyar, Jumat (23/7/2021) sekira pukul 09.45.
Berdasarkan informasi, pemuda itu ditangkap setelah dilakukan pengejaran oleh warga bersama polisi.
Pelaku yang mengendarai sepeda motor itu ditangkap di wilayah Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar.
Kasatreskrim Polres Karanganyar, AKP Kresnawan Hussein menyampaikan, semula pelaku berhenti di depan rumah korban, perempuan berinisial L dengan bermaksud menanyakan alamat.
Baca juga: 43 Desa Masuk Wilayah Endemis DBD, DKK Karanganyar: Tersebar di 10 Kecamatan
Baca juga: Jangan Sampai Kecele, GT Gondangrejo Karanganyar Ditutup Sepanjang Hari Hingga 25 Juli 2021
Baca juga: Spanduk PELAYANANMU CEPAT TAPI BOHONG Terpasang di Pagar Puskesmas Ngargoyoso Karanganyar
Baca juga: Aksi Bupati Karanganyar Juliyatmono Dilanjut, Sambangi dan Beri Suplemen Warga Lagi Isolasi Mandiri
"Kemudian pelaku pinjam handphone korban untuk telepon temannya."
"Pelaku pelan-pelan berjalan ke arah motornya dan korban mengikuti dari belakang."
"Korban curiga dan memegang tali handphone."
"Terjadi tarik menarik, korban jatuh dan terseret sekira 10 meter," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (23/7/2021).
Lanjutnya, akibat kejadian itu korban mengalami luka lecet pada kaki kanan dan kiri.
Pelaku pun langsung kabur.
Perempuan itu lantas teriak meminta pertolongan kepada warga.
"Sempat terjadi kejar-kejaran."
"Pelaku ditangkap warga bersama polisi di Karangpandan."
"Pelaku langsung dibawa ke Polres Karanganyar," ucapnya.
Dari pemeriksaan sementara, AKP Kresnawan mengungkapkan, pelaku nekat merampas handphone milik korban karena terdesak kebutuhan ekonomi.