Penanganan Corona

Bupati Karanganyar Jenguk Warga yang Isolasi Mandiri: Kami Bawakan Susu Beruang dan Jamu Herbal

Juliyatmono beserta tim Satgas Covid-19 lainnya menyambangi beberapa rumah warga yang menjalani isolasi mandiri di sekitaran Karanganyar Kota. 

Penulis: Agus Iswadi | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/AGUS ISWADI
Bupati Karanganyar, Juliyatmono meletakan obat herbal dan susu steril murni di meja teras rumah warga yang menjalani isolasi mandiri, Rabu (21/7/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KARANGANYAR - Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengecek kondisi kesehatan warga yang menjalani isolasi mandiri sekaligus memberikan obat herbal dan susu steril murni pada Rabu (21/7/2021).

Dari pantauan di lokasi terlihat Juliyatmono beserta tim Satgas Covid-19 lainnya menyambangi beberapa rumah warga yang menjalani isolasi mandiri di sekitaran Karanganyar Kota. 

Dalam kesempatan itu, Yuli sapaan akrabnya sempat berbincang dengan tetap menjaga jarak serta turut memberikan semangat kepada warga yang menjalani isolasi mandiri.

Baca juga: PPKM Darurat Diperpanjang, Bupati Karanganyar: Aturan Tidak Diubah, Masih Sama Hingga 25 Juli 2021

Baca juga: PKL Karanganyar Kota Dapat Rezeki di Masa PPKM Darurat, Tiap Pedagang Diberi Bansos Rp 300 Ribu

Baca juga: Begini Ceritanya Sapi Bisa Nyemplung Sumur, Terjadi di Kompleks Makam Desa Gedongan Karanganyar

Baca juga: Ibu Hamil di Karanganyar Dapat Jatah Vaksin Covid, Sedang Didata Petugas Puskesmas

"Kami spontan memberikan moral semangat kepada yang isoman di wilayah Karanganyar Kota."

"Kami sampling sambil bawakan susu beruang dan jamu herbal."

"Mudah-mudahan sehat semuanya, semangat," kata Bupati Karanganyar kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (21/7/2021). 

Dia menuturkan, kondisi warga yang disambangi relatif baik dan tinggal menunggu waktu selesai menjalani isolasi mandiri.

Lebih lanjut, obat herbal itu dapat dikonsumsi 1-2 kapsul setiap harinya.

Yuli berharap dengan diberikannya obat herbal itu dapat membantu mempercepat proses penyembuhan warga yang menjalani isolasi mandiri

Berdasarkan data DKK Karanganyar, tercatat ada 1.450 kasus aktif positif Covid-19 per Selasa (20/7/2021).

Dari jumlah tersebut, 349 orang menjalani perawatan di rumah sakit dan 1.101 orang isolasi mandiri

Warga yang menjalani isolasi mandiri, Sugiyarto mengatakan, sudah menjalani isolasi mandiri selama 13 hari.

Selama menjalani isolasi mandiri dia tetap menjalankan aktivitas seperti reparasi barang elektronik di rumah. (*)

Disclaimer Tribun Banyumas

Bersama kita lawan virus corona.

Tribunbanyumas.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.

Ingat pesan ibu, 5M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, selalu Menjaga jarak, Menghindari kerumunan, mengurangi Mobilitas).

Baca juga: PPKM Darurat Dilonggarkan di Pati, Dua Pusat Perbelanjaan Boleh Buka, Cuma Jual Sembako dan Obat

Baca juga: Bansos Makin Diperketat di Kota Salatiga, Yuliyanto: Biar Tidak Cepat Habis

Baca juga: Diterjang Hujan, 21 CCTV Milik Dishub Kudus Rusak. Dishub: Maaf, Informasi Kecelakaan Tak Terekam

Baca juga: Kota Semarang Masih Masuk Level IV, Hendi: PPKM Darurat Berubah Jadi Swalevel

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved