Berita Jawa Tengah
Pemkab Pati Makin Seriusi Kembangkan Sektor Perikanan, Misalnya Budidaya Nila Salin
Pemkab Pati telah mengucurkan bantuan pada sektor perikanan budidaya dalam bentuk pendampingan maupun intervensi kebijakan.
Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, PATI - Sektor perikanan budidaya terus mendapat perhatian dari pemerintah.
Perhatian yang diberikan beragam, misalnya bantuan fasilitas penunjang tambak agar semakin meningkatkan produksi perikanan.
Anggota kelompok pembudidaya Nila Salin Mulyo Kabupaten Pati, Yanto mengatakan, beberapa waktu lalu para petambak mendapat bantuan program Pengelolaan Tambak Partisipatif (PITAP) dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Baca juga: Rp 79 Juta Masuk Kas Daerah, Hasil Tarikan Denda Pelanggar Protokol Kesehatan di Pati
Baca juga: Masyarakat Pati Diminta Salat Iduladha di Rumah Saja, Ali Arifin: Demi Hifdzun Nafs
Baca juga: Diputus Sementara, Aliran Listrik Tempat Hiburan Malam, Satpol Pati: Perintah Bupati Haryanto
Baca juga: Mulai Akhir Bulan Ini, Perumda Air Minum Tirta Bening Pati Bisa Tambah Seribu Pelanggan Baru
"Dengan adanya adanya program ini, saluran jadi baik, suplai air lancar, sehingga memudahkan petambak."
"Kesejahteraan pembudidaya nila salin bertambah seiring peningkatan produktivitas perikanan atau produksi ikan dan udang."
"Khususnya budidaya ikan nila salin di tempat kami," ungkap dia kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (16/7/2021).
Pemkab Pati juga telah mengucurkan bantuan pada sektor perikanan budidaya dalam bentuk pendampingan maupun intervensi kebijakan.
Intervensi tersebut diwujudkan dengan dikeluarkannya SK Bupati Pati Tahun 2020 tentang Penetapan Kecamatan Tayu sebagai Kawasan Nila Salin.
"Kami juga sudah punya Masterplan Kawasan Nila Salin Tahun 2019 dan DED Kawasan Nila Salin Tahun 2020,” kata Wakil Bupati Pati, Saiful Arifin kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (16/7/2021).
Dia menambahkan, Pemkab Pati juga sering menggelar pelatihan pembudidaya ikan.
Materinya seperti kaitan teknologi pembenihan dan pembesaran ikan. (*)
Baca juga: Pemerintah Wacanakan Perusahaan Terapkan 15 Hari Kerja, Begini Tanggapan Apindo Karanganyar
Baca juga: 246 Warga Terdampak PPKM Darurat di Kebumen Mulai Cairkan Bansos, Masing-masing Terima Rp 500 Ribu
Baca juga: Lagi, Hajatan di Kesugihan Cilacap Dibubarkan. Satgas Covid Minta Warga Tahan Diri Gelar Pesta
Baca juga: Wanita Asal Kalibagor Banyumas Ini Dipolisikan, Uang Rp 123 Juta Milik Perusahaan Tak Disetorkan