PSIS Hari Ini

Kerugian PSIS Semarang Akibat PPKM Darurat, Dragan: Persiapan Sudah Mulai Puncak Harus Dihentikan

Dragan menyebut, mau tidak mau timnya harus memulai persiapan seperti di awal memulai latihan perdana mengarungi kompetisi.

PSIS SEMARANG
Pelatih PSIS Semarang Dragan Djukanovic. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Pelatih PSIS Semarang, Dragan Djukanovic menyebut penundaan kick off perdana kompetisi Liga 1 musim ini menjadi situasi sulit bagi tim Mahesa Jenar dalam melakukan persiapan.

Terlebih saat ini latihan tim harus diliburkan karena menyesuaikan dengan program pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat yang diterapkan pemerintah saat ini.

Libur sementara ini sebetulnya dikatakan Dragan cukup mengganggu persiapan tim yang sudah mulai berproses pasca berlatih sekira dua bulan itu.

Dragan menyebut, mau tidak mau timnya harus memulai persiapan seperti di awal memulai latihan perdana mengarungi kompetisi.

Baca juga: Mental Pemain Disebut Bek PSIS Semarang Ini Terus Menurun, Berulang Kali Jadwal Kick Off Diundur

Baca juga: Menatap Liga 1 2021, PSIS Semarang Tetap Gandeng Riors, Begini Pernyataan Resmi Junianto

Baca juga: Ini Kendala Kiper PSIS Semarang Selama Libur Latihan: Sempat Sulit Dapat Tempat Latihan

Baca juga: Damas Damar Jati Bergembira, Resmi Promosi ke Tim Senior PSIS Semarang, Ini Permintaan Yoyok Sukawi

"Ini situasi yang sangat sulit bagi tim."

"Ketika persiapan sudah mulai puncak harus dihentikan."

"Kami harus memulai lagi dari awal."

"Tapi kami akan berusaha semaksimal mungkin mempersiapkan tim dengan baik."

"Semoga saja tidak ada lagi penundaan kompetisi dan PPKM Darurat tidak diperpanjang."

"Sehingga tim bisa berlatih bersama,'' ungkap Dragan kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (15/7/2021).

Pelatih berpaspor Montenegro tersebut menambahkan, sebetulnya tim Mahesa Jenar sudah masuk dalam program pematangan strategi.

Termasuk menyusun kerangka tim untuk persiapan Liga 1 2021.

Selain itu, sejumlah pemain asing juga sudah merapat ke Semarang.

Terbaru, striker asal Brasil Bruno Silva telah berada di Semarang.

Sebelumnya, PSIS sudah kedatangan dua pemain asing lainnya yaitu Jonathan Cantillana dan Wallace Costa.

''Persiapan sebelumnya sudah mencapai 80 persen."

"Tinggal mematangkan strategi."

"Tapi dengan situasi seperti ini, harus kembali dari awal,'' tuturnya.

Dengan estimasi rencana Liga 1 bakal kick off pada akhir Agustus 2021, PSIS memiliki waktu sekira sebulan melakukan persiapan.

Informasi yang diterima Tribunbanyumas.com, PSIS Semarang bakal kembali berlatih setelah kebijakan PPKM Darurat berakhir.

"Mempersiapkan tim dengan waktu yang mepet butuh pemikiran ekstra."

"Tapi kami bisa mengatasi itu,'' pungkasnya.

Dalam kesempatan terpisah, bek PSIS Semarang, Muhammad Rio Saputro menyebut dampak kompetisi Liga 1 yang belum menemui titik pasti kapan dilaksanakan cukup banyak berpengaruh bagi para pemain.

Rio menyebut, mundurnya jadwal kick off berpengaruh terhadap mental para pemain yang menyiapkan diri menghadapi kompetisi.

Terlebih, para pemain sebetulnya sudah sangat menantikan jalannya kompetisi setelah sekira 1,5 tahun kegiatan sepak bola nasional vakum.

"Penundaan sementara kompetisi ini terus terang kami rugi dari segi pemain."

"Sudah latihan sekira dua bulan, otomatis kondisi tetap menurun, meskipun kami latihan mandiri," kata Rio kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (14/7/2021).

"Mental atau motivasi juga pengaruh banget dengan kondisi sepak bola masih belum jalan seperti ini," jelasnya. (*)

Baca juga: Darurat Covid, Bupati Cilacap Minta RS Swasta Ikut Layani Pasien Corona. Siapkan Sanksi Jika Tak Mau

Baca juga: Lagi, Hajatan di Kesugihan Cilacap Dibubarkan. Satgas Covid Minta Warga Tahan Diri Gelar Pesta

Baca juga: Penyekatan di Banyumas Diperketat, Pekerja Esensial Wajib Tunjukkan SRTP dan Sertifikat Vaksin

Baca juga: Tiga Pemuda di Banyumas Dibekuk Polisi, Peras dan Todongkan Pisau ke Korban di Dekat Unwiku

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved