PSIS Hari Ini
Mental Pemain Disebut Bek PSIS Semarang Ini Terus Menurun, Berulang Kali Jadwal Kick Off Diundur
Mundurnya jadwal kick off berpengaruh terhadap mental para pemain PSIS Semarang yang menyiapkan diri menghadapi kompetisi.
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Bek PSIS Semarang, Muhammad Rio Saputro menyebut dampak kompetisi Liga 1 2021 yang belum menemui titik pasti kapan dilaksanakan cukup banyak berpengaruh bagi para pemain.
Terbaru, Liga 1 dikabarkan mundur hingga akhir Agustus 2021.
Semula, kompetisi Liga 1 direncanakan akan kick off pada 3 Juli 2021, kemudian mengalami penundaan 10 Juli 2021.
Kemudian akhir Juli, sampai akhirnya diputuskan mundur hingga akhir Agustus 2021.
Baca juga: Menatap Liga 1 2021, PSIS Semarang Tetap Gandeng Riors, Begini Pernyataan Resmi Junianto
Baca juga: Damas Damar Jati Bergembira, Resmi Promosi ke Tim Senior PSIS Semarang, Ini Permintaan Yoyok Sukawi
Baca juga: Ini Kendala Kiper PSIS Semarang Selama Libur Latihan: Sempat Sulit Dapat Tempat Latihan
Baca juga: Wellcome Bruno Silva, Bomber PSIS Ini Sudah Tiba di Semarang
Sebabnya, karena melihat situasi pandemi Covid-19 saat ini.
Rio menyebut, mundurnya jadwal kick off berpengaruh terhadap mental para pemain yang menyiapkan diri menghadapi kompetisi.
Terlebih, para pemain sebetulnya sudah sangat menantikan jalannya kompetisi setelah sekira 1,5 tahun kegiatan sepak bola nasional vakum.
"Penundaan sementara kompetisi ini terus terang kami rugi dari segi pemain."
"Kami sudah latihan sekira dua bulan, otomatis kondisi tetap menurun, meskipun latihan mandiri," kata Rio kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (14/7/2021).
"Mental atau motivasi juga pengaruh banget dengan kondisi sepak bola masih belum jalan seperti ini," jelasnya.
Adapun saat ini, pemain berusia 25 tahun tersebut memilih bertahan di mes tim yang berlokasi di Jalan Semeru Dalam 1, Kota Semarang selama latihan tim diliburkan.
Manajemen Mahesa Jenar memang saat ini meliburkan kegiatan tim bertepatan dengan kebijakan pemerintah menetapkan PPKM Darurat.
Rio dan beberapa pemain yakni Frendi Saputra dan Fredyan Wahyu Sugiantoro memilih tinggal di mes tim.
Kegiatan menjaga kondisi tetap dilakukan dengan menjalani kegiatan fisik sesuai arahan pelatih.
"Saya masih di mes dengan beberapa pemain."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/m-rio-saputra-psis.jpg)