PSIS Hari Ini
Kerugian PSIS Semarang Akibat PPKM Darurat, Dragan: Persiapan Sudah Mulai Puncak Harus Dihentikan
Dragan menyebut, mau tidak mau timnya harus memulai persiapan seperti di awal memulai latihan perdana mengarungi kompetisi.
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: deni setiawan
''Persiapan sebelumnya sudah mencapai 80 persen."
"Tinggal mematangkan strategi."
"Tapi dengan situasi seperti ini, harus kembali dari awal,'' tuturnya.
Dengan estimasi rencana Liga 1 bakal kick off pada akhir Agustus 2021, PSIS memiliki waktu sekira sebulan melakukan persiapan.
Informasi yang diterima Tribunbanyumas.com, PSIS Semarang bakal kembali berlatih setelah kebijakan PPKM Darurat berakhir.
"Mempersiapkan tim dengan waktu yang mepet butuh pemikiran ekstra."
"Tapi kami bisa mengatasi itu,'' pungkasnya.
Dalam kesempatan terpisah, bek PSIS Semarang, Muhammad Rio Saputro menyebut dampak kompetisi Liga 1 yang belum menemui titik pasti kapan dilaksanakan cukup banyak berpengaruh bagi para pemain.
Rio menyebut, mundurnya jadwal kick off berpengaruh terhadap mental para pemain yang menyiapkan diri menghadapi kompetisi.
Terlebih, para pemain sebetulnya sudah sangat menantikan jalannya kompetisi setelah sekira 1,5 tahun kegiatan sepak bola nasional vakum.
"Penundaan sementara kompetisi ini terus terang kami rugi dari segi pemain."
"Sudah latihan sekira dua bulan, otomatis kondisi tetap menurun, meskipun kami latihan mandiri," kata Rio kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (14/7/2021).
"Mental atau motivasi juga pengaruh banget dengan kondisi sepak bola masih belum jalan seperti ini," jelasnya. (*)
Baca juga: Darurat Covid, Bupati Cilacap Minta RS Swasta Ikut Layani Pasien Corona. Siapkan Sanksi Jika Tak Mau
Baca juga: Lagi, Hajatan di Kesugihan Cilacap Dibubarkan. Satgas Covid Minta Warga Tahan Diri Gelar Pesta
Baca juga: Penyekatan di Banyumas Diperketat, Pekerja Esensial Wajib Tunjukkan SRTP dan Sertifikat Vaksin
Baca juga: Tiga Pemuda di Banyumas Dibekuk Polisi, Peras dan Todongkan Pisau ke Korban di Dekat Unwiku