Breaking News:

Berita Kriminal

Gelapkan Uang Setoran Nasabah 4 Bulan, Pegawai Koperasi SAS Sumbang Banyumas Diamankan Polisi

Satuan Reserse Kriminal Polresta Banyumas menangkap warga Patikraja, Banyumas, SA (26), Selasa (13/7/2021). SA dilaporkan menggelapkan uang nasabah.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/DOK HUMAS POLRESTA BANYUMAS
SA (diborgol) warga Patikraja, Kabupaten Banyumas, diperiksa petugas Satuan Reserse Kriminal Polresta Banyumas atas dugaan penggelapan uang nasabah koperasi, di mapolresta setempat, Rabu (14/7/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Satuan Reserse Kriminal Polresta Banyumas menangkap warga Patikraja, Banyumas, SA (26), Selasa (13/7/2021). SA ditangkap setelah dilaporkan menggelapkan uang nasabah.

SA dilaporkan rekan kerjanya, Aan (26). SA diduga tidak menyetorkan uang angsuran dari nasabah ke kantor.

Kasat Reskrim Kompol Berry mengatakan, SA merupakan karyawan Koperasi SAS Sumbang, Kabupaten Banyumas.

SA bertugas sebagai petugas drop lapangan, yaitu menarik uang angsuran dan juga mencari nasabah.

Akan tetapi, SA tidak menyetorkan uang angsuran dari nasabah ke kantor mulai kurun waktu bulan November 2020 sampai dengan Februari 2021.

Baca juga: Warganet Banyumas Raya Embargo Berita Covid, Ketua AJI Purwokerto: Langgar Hak Publik Akses Info

Baca juga: PMI Banyumas Layani Peminjaman Tabung Oksigen bagi Pasien Covid di Rumah, Begini Cara dan Syaratnya

Baca juga: Begini Kronologi Sarwan Tenggelam di Sungai Serayu Banyumas, Berenang Karena Mesin Perahu Mati

Baca juga: Cukup Banyak Hasil Pertanian di Banyumas Berpotensi Ekspor, Dwi Astuti Contohkan Durian Kromo

Dari pemeriksaan, SA mengaku menggunakan uang nasabah yang seharusnya disetorkan ke kantor untuk kepentingan sendiri.

"Selain itu, pelaku juga membuat data pinjaman palsu menggunakan identitas nasabah yang pernah meminjam. Uangnya digunakan untuk kepentingan sendiri tanpa seizin dan sepengetahuan nasabah," ujar Berry dalam rilis, Rabu (14/7/2021).

Perbuatan pelaku diketahui saat dilakukan audit dan pengecekan ke nasabah oleh staf Koperasi SAS.

Dengan adanya kejadian tersebut, Koperasi SAS mengalami kerugian hingga Rp 21 juta.

Saat ini, polisi mengamankan SA dan barang bukti berupa satu bendel pembukuan nasabah Kospin SAS, satu bendel berkas kartu promise nasabah fiktif atas nama Sukimah.

Kemudian, ada satu bendel berkas kartu promise nasabah strip (setoran nasabah tidak angsuran ke kantor) atas nama Sukimah dan satu buah jaket warna biru dongker.

Atas perbuatannya, SA bakal dijerat dengan Pasal 374 KUHP tentang tindak pidana penggelapan dalam jabatan dengan ancaman pidana maksimal 5 tahun penjara. (Tribunbanyumas/jti)

Baca juga: Bertahan saat Pandemi, Begini Strategi Pengrajin Stik Es Krim dari Limbah Kayu Lapis di Purbalingga

Baca juga: Akhir Juli, 1000 Paket Sembako Siap Dibagikan ke Warga Salatiga Terdampak PPKM Darurat

Baca juga: 14 Lokasi di Batang Ini Gelap Gulita saat Pukul 20.00-06.00 WIB, Imbas Pemadaman PJU selama PPKM

Baca juga: Vaksinasi Anak Usia 12-17 Tahun Dimulai, 1.250 Siswa SMA Negeri 1 Semarang Terima Vaksin Covid

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved