Berita Global

Rumah Sakit Covid di Irak Terbakar, 50 Orang Tewas. Diduga Dipicu Ledakan Tabung Oksigen

Rumah Sakit Covid-19 Al-Hussain di Kota Nasiriyah, Irak Selatan, terbakar, Senin (12/7/2021) waktu setempat.

Editor: rika irawati
WARTA KOTA
Ilustrasi korban kebakaran. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BAGHDAD - Rumah Sakit Covid-19 Al-Hussain di Kota Nasiriyah, Irak Selatan, terbakar, Senin (12/7/2021) waktu setempat. Kejadian ini menewaskan sedikitnya 50 orang dimana mayoritas tengah menjalani perawatan isolasi Covid-19.

Korban tewas diperkirakan terus bertambah karena operasi pencarian berlanjut, setelah api dapat dikendalikan.

"Korban meninggal karena luka bakar dan pencarian masih terus berlanjut," kata Haydar Al-Zamili, juru bicara otoritas kesehatan setempat, yang mencatat kemungkinan masih ada banyak korban yang terjebak di dalam gedung.

Baca juga: KABAR DUKA: Bupati Bekasi Eka Tutup Usia saat Jalani Perawatan Covid. Sempat Kesulitan Dapat ICU

Baca juga: Baru Sembuh dari Covid? Ini Saran Makanan Sehat untuk Mempercepat Pembangunan Imun di Masa Pemulihan

Baca juga: 135 Lansia di Kota Tegal Terpapar Covid, Wali Kota Antar Makanan ke Lokasi Isolasi Mandiri

Baca juga: Vaksinasi Covid Berbayar Ditunda, Kimia Farma: Kami Tunda hingga Pemberitahuan Selanjutnya

Dilansir dari The Guardian, laporan awal polisi menyebut, kebakaran tersebut dipicu ledakan tabung oksigen di dalam bangsal isolasi Covid-19.

"Api yang mengamuk telah menjebak banyak pasien di dalam bangsal virus corona dan tim penyelamat berjuang untuk menemukan mereka," kata seorang petugas kesehatan kepada Reuters sebelum memasuki gedung yang terbakar.

Sebelum kebakaran pada Senin, kebakaran kecil telah terjadi di markas besar Kementerian Kesehatan di Baghdad tetapi dengan cepat dapat diatasi tanpa ada korban jiwa.

Kebakaran pada Senin itu merupakan tragedi kebarakan kedua di bangsal isolasi Covid-19 rumah sakit pada 2021.

Pada April, kebakaran terjadi di bangsal isolasi Covid-19 rumah sakit di Baghdad, yang menewaskan 82 orang dan melukai 110 orang.

Kebarakan dipicu ledakan tabung oksigen yang disimpan dengan buruk.

Baca juga: Beda dari Pemerintah Pusat, Pemkab Kebumen Tetap Tak Izinkan Tempat Ibadah Buka selama PPKM

Baca juga: Covid Mulai Menginfeksi Anak-anak di Banyumas, 10 Anak Dirawat di 3 Rumah Sakit

Baca juga: Gudang Obat di Kalideres Disegel, Timbun 730 Boks Azithromycin. Polisi: Bisa untuk 3000 Pasien Covid

Baca juga: Mulai Pukul 18.00 WIB, PJU dari Taman Unyil Kabupaten Semarang sampai Arah Tengaran Dipadamkan

Banyak dari korban kebakaran rumah sakit tersebut adalah pasien Covid-19 yang menggunakan respirator dan puluhan kerabat yang mengunjungi pasien di unit perawatan intensif.

Menteri Kesehatan Irak saat itu, Hassan al-Tamimi, mengundurkan diri setelah kebakaran dahsyat pada April.

Negara yang telah terpuruk karena perang dan sanksi internasional ini memiliki sistem perawatan kesehatan yang kesulitan untuk mengatasi krisis Covid-19, yang telah menewaskan 17.592 orang dan menginfeksi 1,44 juta orang. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "50 Orang di Bangsal Isolasi Covid-19 Rumah Sakit di Irak Tewas dalam Kebakaran".

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved