Breaking News:

Teror Virus Corona

Covid Mulai Menginfeksi Anak-anak di Banyumas, 10 Anak Dirawat di 3 Rumah Sakit

Dalam dua pekan terakhir, setidaknya ada 10 anak di Banyumas terkonfirmasi positif Covid-19 dan dirawat di rumah sakit.

Editor: rika irawati
TRIBUN BANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
Bupati Banyumas, Achmad Husein. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Covid-19 mulai menyerang anak-anak di Kabupaten Banyumas. Dalam dua pekan terakhir, setidaknya ada 10 anak terkonfirmasi positif Covid-19 dan dirawat di rumah sakit.

Bahkan, satu bayi berumur tiga hari, meninggal dengan status probable atau terduga Covid-19 atas gejala yang ditunjukkan.

Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan, anak-anak yang dinyatakan positif Covid-19 itu saat ini menjalani perawtan di tiga rumah sakit, yakni di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banyumas, RSUD Ajibarang, dan RSUD Margono Soekarjo.

"Di RSUD Banyumas, kemarin, ada lima. Di RSUD Ajibarang ada lima, kemudian di RSUD Margono Soekarjo juga ada," kata Husein kepada wartawan di Pendapa Sipanji Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Senin (12/7/2021).

Baca juga: Anwar Siasati Jualan Melalui Medsos, Harga Hewan Kurban Masih Stabil di Banyumas

Baca juga: Sekolah Kembali Digelar secara Daring, Disdik Banyumas Minta Orangtua Pantau Siswa Gunakan Gadget

Baca juga: Penyekatan Jalan di Purwokerto Banyumas Diperluas saat Akhir Pekan, Ini 13 Titik yang Ditutup

Baca juga: Buruan Daftar! Pemkab Banyumas Siapkan Kuota Bantuan JPS untuk 15.000 KK Terdampak PPKM Darurat

Husein mengaku sangat terkejut karena di antara mereka masih ada yang bayi.

"Saya bilang, kok sekarang jadi bayi. Jadi, kalau punya bayi, hati-hati, ternyata mudah juga kena Covid-19," ucap Husein.

Menurut Husein, sejauh ini belum dapat memastikan bayi tersebut terular dari mana.

"Enggak tahu, itu kan ilmu harus ada riset dan penyelidikan yang jelas, apakah tertular dari orangtua atau dari mana. Ada juga yang aneh, bayinya positif tapi ibunya negatif," ujar Husein.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyumas Sadiyanto membenarkan temuan kasus Covid-19 pada anak-anak.

"Ada satu bayi yang meninggal tapi statusnya probable, artinya ada gejala ke arah Covid-19 tapi belum swab PCR," ungkap Sadiyanto.

Pemulasaran jenazah pun dilakukan dengan protap Covid-19.

"Keluarga siap dengan protap Covid-19 jadi tidak kami tindak lanjuti dengan swab PCR. Umur bayi tersebut baru tiga harian," kata Sadiyanto. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "10 Anak di Banyumas Positif Covid-19, 1 Bayi Meninggal dengan Status Probable".

Baca juga: Gudang Obat di Kalideres Disegel, Timbun 730 Boks Azithromycin. Polisi: Bisa untuk 3000 Pasien Covid

Baca juga: Mulai Pukul 18.00 WIB, PJU dari Taman Unyil Kabupaten Semarang sampai Arah Tengaran Dipadamkan

Baca juga: Begini Detik-detik Kecelakaan Bus Sudiro Tungga Jaya di Tol Pemalang Menurut Penumpang Selamat

Baca juga: Ditangkap, 2 Pembegal Polisi di Dersalam Kudus Masih Berumur Belasan Tahun

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved