Berita Banjarnegara Hari Ini

Peternak Lebah di Banjarnegara Ini Mendulang Untung di Masa Pandemi, Imam Suroso Beberkan Kuncinya

Bermacam jenis lebah yang dibudidayakan Imam Suroso, termasuk lebah klanceng yang ukurannya lebih kecil dari lebah umumnya. 

Penulis: khoirul muzaki | Editor: deni setiawan

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Sebuah kebun di pinggir permukiman warga Kelurahan Kenteng, Kecamatan Madukara, Kabupaten Banjarnegara beda dengan lahan lain di sekitarnya.

Bukan tanaman pertanian yang memenuhi lahan itu, melainkan tumbuhan bunga bermacam rupa. 

Sejumlah bunga dikerubungi lebah untuk diambil sarinya. 

Di sebuah rumah lebah berbahan kayu di kebun itu, Imam Suroso, peternak lebah, sibuk memanen madu.

Wajahnya terlihat semringah.

Baca juga: Yuks Menyapa Kartini, Si Pande Besi Asal Banjarnegara, Tenaganya Tak Mau Kalah dengan Lelaki

Baca juga: Warga Limbangan Tak Sabar Menanti Jembatan Plipiran Banjarnegara Selesai, Baru Capai 80 Persen

Baca juga: Momentum Gubernur Jateng ke Banjarnegara, Ganjar: Terima Kasih Pak Bupati

Baca juga: Ganjar Lihat BOR RS Banjarnegara Ini Sudah Tinggi: Siapkan Rumah Sakit Rujukan, Jadikan Satu!

Madu yang ia panen cukup banyak saat itu, setengah botol sirup. 

Dia siap menukarnya dengan Rupiah. 

Sekira 2 tahun terakhir ini, Imam fokus berternak lebah penghasil madu.

Bermacam jenis lebah ia budidayakan, termasuk lebah klanceng yang ukurannya lebih kecil dari lebah umumnya. 

"Madu klanceng harganya lebih mahal," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Sabtu (10/7/2021).

Manis madu bukan hanya dirasa, namun juga bisnis yang melingkarinya. 

Baik peternak maupun penjual sama-sama merasakan untungnya. 

Permintaan madu murni nyatanya tak pernah sepi.

Bahkan di masa pandemi, saat banyak usaha lain gulung tikar, bisnis madu justru kian menjanjikan. 

Imam mengatakan, semenjak pandemi, permintaan madu justru meningkat dibanding sebelumnya. 

Masyarakat banyak memburu madu untuk alasan kesehatan

"Malah kurang-kurang untuk melayani permintaan," katanya.

Menurut Imam, madu tak ubahnya obat.

Karenanya, produk lebah itu terus dibutuhkan masyarakat yang ingin hidup sehat.  

Dia yang kewalahan melayani pelanggan bahkan harus mencari madu dari masyarakat hutan di Jawa dan Kalimantan. 

Beternak madu memang susah-susah gampang.

Jika tak pandai memelihara, lebah bisa punah atau pergi dari kandang. 

Yang perlu diperhatikan dalam budidaya lebah adalah vegetasi.

Peternak harus memperbanyak vegetasi di sekitar kandang sebagai sumber pakan lebah. 

"Banyak yang gagal karena memelihara lebah, vegetasinya tidak diperhatikan," katanya. (*)

Disclaimer Tribun Banyumas

Bersama kita lawan virus corona.

Tribunbanyumas.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.

Ingat pesan ibu, 5M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, selalu Menjaga jarak, Menghindari kerumunan, mengurangi Mobilitas).

Baca juga: Juragan Tempe Ditemukan Tewas di Bawah Jembatan Pait Pemalang, Tiba-tiba Nyebur ke Sungai Dini Hari

Baca juga: Masih Banyak Toko Langgar Aturan PPKM Darurat di Tegal, Ngakunya Belum Ada Sosialisasi

Baca juga: Viral, Pengemis di Brebes Beli Kalung Emas Pakai 2 Karung Uang Receh. Begini Cerita Pemilik Toko

Baca juga: Ganjar Jenguk Warga Desa Kecis Wonosobo, Minta Bidan Bikin Grup WhatsApp

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved