Breaking News:

Penanganan Corona

Kasus Aktif Covid Bertambah 1.016 Kasus dalam 5 Hari, Bupati Cilacap Minta PPKM Mikro Diperketat

Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji meminta pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro lebih diperketat.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/HUMAS PEMKAB CILACAP
Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji bersama Forkopimda memberi keterangan seusai meninjau vaksinasi Covid dalam rangka HUT Ke-75 Bhayangkara di halaman Graha Darussalam Cilacap, Minggu (27/6/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji meminta pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro lebih diperketat.

Hal ini dimaksudkan sebagai upaya pencegahan meningkatnya kasus Covid-19 di Kabupaten Cilacap.

Hal tersebut disampaikan Bupati seusai meninjau vaksinasi bersama Forkopimda, dalam rangka HUT Ke-75 Bhayangkara, di halaman Graha Darussalam Cilacap, Minggu (27/6/2021).

"Di Kabupaten Cilacap, angka terkonfirmasi Covid-19 semakin hari semakin naik. Untuk itu, kerjasama dengan berbagai pihak dan juga TNI-Polri, Satpol PP, Linmas, agar PPKM skala mikro lebih diperketat," katanya dalam rilis yang diterima, Selasa (29/6/2021).

Baca juga: Gedung 2 MBS 1 Cilacap Mulai Dibangun, Bupati: Persiapkan Generasi Sukses

Baca juga: Bupati Cilacap Dorong Warga Tanam Sayur Hidroponik, Ingin Daerahnya Jadi Produsen Sayur

Baca juga: Perawat di RSDC Wisma Atlet asal Cilacap Meninggal Tertular Covid, Kadinkes: Pernah Bertugas di RSUD

Baca juga: Nih Informasi PPDB SMP Kabupaten Cilacap, Ada Pembeda Aturan Jarak dengan Tahun Sebelumnya

Dari infografis perkembangan Covid-19 di Kabupaten Cilacap, diketahui update jumlah kasus positif sebanyak 1.780 kasus.

Dalam lima hari terakhir, kasus yang terjadi melonjak tajam, yakni tanggal 21 Juni 45 kasus, tanggal 22 Juni 225 kasus, tanggal 23 Juni 203 kasus, tanggal 24 Juni 322 kasus, dan tanggal 25 Juni terdapat 221 kasus baru.

Kapolres Cilacap AKBP Leganek Mawardi menyatakan, dalam PPKM skala mikro nantinya akan dilakukan isolasi skala mikro di tingkat desa maupun kecamatan.

"Hasil evaluasi, apabila tingkat kedisplinan masyarakat untuk isolasi mandiri ini masih lalai dan abai maka isolasi skala mikro untuk RT dan desa yang ada zona merahnya akan dilakukakn secara terpusat di tingkat desa atau kecamatan," katanya.

Kapolres pun meminta masyarakat membatasi kegiatan sosial sebagaimana instruksi gubernur dan bupati.

Masyarakat diimbau tidak melakukan aktivitas di atas jam 21.00 WIB.

Baca juga: Truk Bermuatan Tepung Roti Tabrak Tronton di Barat Tugu Bandeng Pati, Sopir Tewas

Baca juga: Cerita Jirno, Difabel Kutawuluh Banjarnegara: Tetap Produktif Bikin Pot Sabut Kelapa, Butuh Pengepul

Baca juga: Rumah Sakit di Ambarawa dan Salatiga Mulai Kewalahan Terima Pasien Covid dan Kesulitan Dapat Oksigen

Baca juga: Dua Penumpang Terluka, Mobil yang Dikendarai Keluar Jalur di Tol Pemalang-Batang di Pekalongan

Demikian juga pada tempat-tempat perbelanjaan, kafe, maupun tempat hiburan.

Ia memohon agar warga berdiam di rumah dan mengurangi mobilitas serta aktivitas di luar rumah.

Untuk yang akan melaksanakan hajatan, dibatasi hanya untuk 30 orang. (Tribunbanyumas/jti)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved