Breaking News:

Penanganan Corona

Catatan DKK Semarang: 738 Balita dan Anak Terpapar Covid-19, Mayoritas Tertular dari Orangtuanya

Balita dan anak sebagian besar terpapar dari klaster keluarga yang kini menyumbang kasus aktif terbanyak di Kota Semarang.

Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS/EKA YULIANTI FAJLIN
Kepala DKK Semarang Moh Abdul Hakam. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Lonjakan kasus yang disebut sebagai gelombang kedua di Jawa Tengah, khususnya di Kota Semarang cukup memprihatinkan.

Tak hanya orang dewasa yang terpapar dan dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19, balita serta anak-anak pun demikian.

Berdasarkan data di DKK Semarang, mencatat sejak awal pandemi hingga sekarang sudah ada 738 anak yang terpapar Covid-19.

Jumlah kasus Covid-19 sebanyak itu diderita oleh balita dan anak dalam rentang usia 0-10 tahun.

Baca juga: Dialah Pijar, Freelance Desain Grafis Kota Semarang, Belum Setahun Sudah Hasilkan Rp 50 Juta

Baca juga: Toko Jamu Cacing Ini Lagi Diserbu Pembeli, Lokasinya di Ungaran Semarang, Pesan Harus Via WhatsApp

Baca juga: Yuks Intip Sejenak ke Maganol, Toko Layang-layang Legendaris di Kota Semarang

Baca juga: Tarif Tol Semarang-Solo Naik Rp 10 Ribu, Penyesuaian Berlaku Mulai Minggu 27 Juni 2021

"Pasien anak porsinya sekira 5 persen, terbanyak masih dewasa."

"Mungkin kalau kota besar lain kasus anak cukup banyak."

"Di Kota Semarang ada 5 persen," ujar Kepala DKK Semarang, Abdul Hakam seperti dilansir dari Kompas.com, (26/6/2021).

Hakam menjelaskan, balita dan anak sebagian besar terpapar dari klaster keluarga yang kini menyumbang kasus aktif terbanyak di Kota Semarang.

"Ini klaster keluarga luar biasa."

"Di bawah 18 dan balita juga kena."

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved