Breaking News:

Berita Banyumas

30 Warga Binaan Rutan Banyumas Jalani Tes VCT dan IMS, Ini Tujuan dan Manfaatnya

Sebanyak 30 warga binaan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Banyumas mengikuti pemeriksaan VCT HIV/AIDS dan screening Infeksi Menular Seksual (IMS).

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Petugas mengambil sampel darah warga binaan Rutan Kelas IIB Banyumas dalam pemeriksaan VCT HIV/Aids dan screening infeksi menular seksual (IMS), di rutan setempat, Rabu (23/6/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS - Sebanyak 30 warga binaan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Banyumas mengikuti pemeriksaan VCT HIV/AIDS dan screening Infeksi Menular Seksual (IMS).

VCT dan screening dilakukan petugas Puskesmas Banyumas dan Dinas Kesehatan Banyumas, Rabu (23/6/2021).

Kegiatan ini terselenggara sebagai bentuk perhatian dari rutan dan berkat dorongan LSM Kelandara yang memperhatikan isu-isu HIV dan IMS.

Kepala Rutan Banyumas Winarso mengatakan, VCT dan screening merupakan salah satu perhatian rutan kepada kesehatan warga binaan pemasyarakatan.

"Semoga, kegiatan seperti ini dapat berlangsung secara rutin agar kesehatan WBP, khususnya yang termasuk kelompok rentan ini, dapat selalu termonitor," katanya dalam rilis yang diterima, Kamis (24/6/2021).

Baca juga: 35 Pegawai di Pemkab Banyumas Dapat Promosi Jabatan, Satu di Antaranya Isi Kursi Camat Kedungbanteng

Baca juga: Kader PKK Banyumas Diajak Melek Teknologi, Dikenalkan Aplikasi SIM PKK

Baca juga: Dilatih Mandiri, Warga Binaan Rutan Banyumas Tanam 200 Pohon Pisang Ulin di Luar Tembok Rutan

Baca juga: Warga Binaan Rutan Banyumas Panen Ikan Patin, Winarso: Alhamdulillah Dapat 100 Kilogram

Dalam kesempatan itu, selain pemeriksaan, juga dilakukan penyuluhan mengenai penyakit IMS dan manfaat VCT serta screening.

Penyuluhan disampaikan Daniel Nugroho, dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kaliandra.

Daniel mengatakan, VCT atau voluntary counselling and testing bertujuan membantu pencegahan, perawatan, dan pengobatan bagi penderita HIV/AIDS.

Selanjutnya, pengambilan sampel darah dilakukan petugas Puskesmas Banyumas yang dipimpin dr Sri Astuti Handayani.

"Setelah dilakukan pengecekan bersama, alhamdulillah, hasilnya semua negatif" ungkap dr Cici sapaan akrab dr Sri.

Ditemui seusai kegiatan, Daniel Nugroho mengaku sangat mendukung emeriksaan VCT dan screening IMS warga binaan tersebut.

"Saya lihat, rekan-rekan WBP sangat antusias mengikuti kegiatan ini, mereka ada yang sudah tiga kali, dua kali, mereka tetap semangat dan bersedia melakukan pemeriksaan," ungkapnya.

Kegiatan berlangsung dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid -19. (Tribunbanyumas/jti)

Baca juga: Kecuali Candi Arjuna, Dinas Pariwisata Banjarnegara Pastikan Tempat Wisata Dieng Tetap Buka

Baca juga: 3 Ambulans Jemput Keluarga Positif Covid di Kota Tegal untuk Isolasi Terpusat, Termasuk 5 Anak-anak

Baca juga: Banyak Pasien Bergejala, Dinkes Curiga Virus Covid Varian Baru Telah Masuk Kota Semarang

Baca juga: Kodam IV Diponegoro Terjunkan Tim Dapur Umum, Suplai Makanan Warga Kudus yang Jalani Isolasi Mandiri

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved