Breaking News:

Teror Virus Corona

Kasus Covid di Kota Semarang Melonjak, Pemkot Batasi Tempat Usaha Hanya Sampai Pukul 20.00 WIB

Pemerintah Kota Semarang kembali memperketat aturan pembatasan kegiatan masyarakat (PKM) lantaran kasus Covid-19 melonjak.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/EKA YULIANTI FAJLIN
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (21/6/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Pemerintah Kota Semarang kembali memperketat aturan pembatasan kegiatan masyarakat (PKM) lantaran kasus Covid-19 melonjak. Satu di antaranya, membatasi tempat usaha hingga pukul 20.00 WIB.

Berdasarkan data pada laman siagacorona.semarangkota.go.id, hingga Senin (21/6/2021) pukul 16.30 WIB, kasus Covid-19 aktif sudah tembus 2.138 kasus. Rinciannya, 1.399 kasus merupakan warga Semarang dan 739 kasus dari warga luar kota.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menilai, lonjakan Covid-19 di ibu kota Jawa Tengah ini sudah sangat luar biasa. Dari semula sekitar 300 kasus saat Lebaran, kini sudah naik hingga angka hampir 700 persen.

Meski dilihat dari PPKM mikrozonasi tidak ada RT yang masuk zona merah namun menurutnya, pengetatan perlu dilakukan untuk menekan angka kasus.

"Hasil rekomendasi ketua Satgas Covid Jateng dan atas dasar rapat hari ini yang dipimpin Pak Sekda, mulai besok (Selasa), kami menerapkan beberapa perubahan," papar Hendi, sapaannya, saat memberikan keterangan pers di kantornya, Senin (21/6/2021).

Baca juga: Berkonsep Green Building, Kampus II Unika Soegijapranata di BSB City Semarang Diresmikan

Baca juga: Cahyo Adhi Widodo, Anggota Dewan Termuda Kota Semarang, Kelahiran 1994 Ini Gantikan Wisnu Pudjonggo

Baca juga: Satpol PP Kota Semarang Tutup Paksa Swalayan Ramai, Ada Karyawan Positif Covid Tetap Masuk Kerja

Baca juga: Fans PSIS Semarang Bersabarlah, Kedatangan Jonathan Cantillana Tertunda Karena Hal Ini

Perubahan pertama, mengenai jam operasional tempat usaha. Hendi menyampaikan, tempat usaha yang sebelumnya diminta tutup maksimal pukul 22.00 WIB, kini dibatasi hingga pukul 20.00 WIB.

Kemudian, seluruh aktivitas tempat hiburan harus tutup, di antaranya tempat karaoke, spa, tempat pariwisata, bioskop, dan tempat hiburan lain.

Restoran atau warung boleh tetap buka dengan memperhatikan jam operasional dan kapasitas hanya 50 persen.

"Tapi, imbauan kami agar lebih mengutamakan take away (pesan antar/bawa pulang)," ucapnya.

Sementara itu, untuk kegiatan sosial budaya berupa pernikahan dan pemakaman, sambung Hendi, masih diperbolehkan maksimal dihadiri 50 orang.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved