Berita Semarang Hari Ini
KABAR DUKA, Pak Ndut Meninggal, Loper Koran Taman Madukoro Semarang, Seminggu Ini Mengeluh Pusing
Loper koran, warga Desa Derongisor, Kecamatan Mojotengah, Kabupaten Wonosobo itu meninggal pada Sabtu (19/6/2021) sekira pukul 10.00.
Penulis: iwan Arifianto | Editor: deni setiawan
"Tubuhnya lalu kejang-kejang," bebernya.
Selepas itu, lanjut dia, para warga menghubungi tim medis baik dari Ambulans Hebat maupun Puskesmas.
Namun tim medis tak kunjung datang.
Tak berselang lama korban akhirnya meninggal dunia.
"Tim medis baru datang satu setengah jam kemudian," ujarnya.
Dia berkata, korban sempat mengeluh sakit kepala selama seminggu ini.
Korban juga memiliki riwayat penyakit diabetes dan hipertensi.
"Seminggu ini mengeluh sakit, namun korban tetap bekerja," katanya.
Sementara tetangga korban, Wasis mengatakan, korban asli warga Kota Semarang.
Korban tinggal di Rt 07 Rw 04 Lemah Gempal Bulustalam, Semarang Selatan.
Hanya saja korban pindah domisili saat menikah dengan warga Wonosobo.
Baca juga: Dua Pemuda Warga Purbalingga Ini Beli Tembakau Gorila Secara Online, Begini Penangkapannya
Baca juga: 14 Nakes RS Elisabeth Purwokerto Positif Covid-19, Layanan IGD Ditutup Hingga 24 Juni 2021
"Korban hari ini langsung dimakamkan di Wonosobo," paparnya kepada Tribunbanyumas.com, Sabtu (19/6/2021).
Dia mengatakan, tak menyangka korban meninggal dunia.
Pasalnya pada Sabtu (19/6/2021) pagi, sempat berjumpa dengan korban saat menjajakan koran di traffic light Taman Madukoro Semarang.
"Almarhum saya panggil, diam saja."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/loper-koran-semarang-meninggal-2.jpg)