Breaking News:

Berita Narkotika

Dua Pemuda Warga Purbalingga Ini Beli Tembakau Gorila Secara Online, Begini Penangkapannya

Pengungkapan kasus bermula saat adanya informasi masyarakat terkait pemuda yang dicurigai menjual narkoba di Kecamatan Pengadegan, Purbalingga.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: deni setiawan
POLRES PURBALINGGA
Gelar kasus peredaran tembakau gorila di wilayah hukum Polres Purbalingga, Kamis (17/6/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - RAR (21) dan MI (25) ditangkap Satresnarkoba Polres Purbalingga atas kasus penyalahgunaan narkotika

Keduanya ditangkap atas kepemilikan tembakau sintetis (gorila).

Tersangka RAR (21) adalah pegawai swasta warga Desa Larangan, Kecamatan Pengadegan, Kabupaten PurbaIingga. 

Sementara MI (25) adalah warga Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang namun berdomisili di Desa Larangan, Kecamatan Pengadegan, Kabupaten PurbaIingga.

Baca juga: 22 Warganya Positif Covid, Desa Manduraga Purbalingga Sempat Di-lockdown. Kini, Dibuka Kecuali Pasar

Baca juga: Selamat, Penyuluh KB dari Purbalingga Ini Raih Juara Satu Nasional Lomba Penyuluh KB PNS oleh BKKBN

Baca juga: Dua Pria Ini Beli Obat Psikotropika Secara Online, Ditangkap di Desa Candiwulan Purbalingga

Baca juga: Berkah Kehadiran Presiden Jokowi ke Purbalingga, Titip Bagikan 1.000 Sembako Buat Warga Kemangkon

Kabag Ops Polres PurbaIingga, Kompol Pujiono mengatakan, keduanya ditangkap di Desa Larangan, Kecamatan Pengadegan, Kabupaten PurbaIingga.

"Dua tersangka ditangkap karena didapati memiliki narkotika jenis tembakau sintetis atau gorila," ujar Kabag Ops Polres Purbalingga, Kompol Pujiono kepada Tribunbanyumas.com, Kamis (17/6/2021).

Pengungkapan kasus bermula saat adanya informasi masyarakat terkait pemuda yang dicurigai menjual narkoba di Kecamatan Pengadegan. 

Setelah dilakukan observasi dan penyelidikan didapati identitas pemuda tersebut dan dilakukan penangkapan pada Kamis (10/6/2021) sore.

"Dari dua tersangka disita barang bukti tembakau sintetis seberat 11,13 gram," katanya. 

Berdasarkan keterangan tersangka, tembakau gorila tersebut diperoleh dengan cara membeli secara online dari orang yang tidak dikenal. 

Kemudian setelah melakukan pembayaran barang dikirim melalui jasa pengiriman. 

"Setelah sampai rencananya tembakau sintetis akan dikonsumsi sendiri dan dijual kembali kepada orang lain," jelasnya. 

Kedua tersangka akan dikenakan Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. 

Ancaman hukuman pasal tersebut yaitu penjara seumur hidup atau paling singkat 6 tahun dan paling lama 12 tahun.

Termasuk denda paling sedikit Rp 800 juta dan paling banyak Rp 8 miliar. (Permata Putra Sejati)

Baca juga: Buntut Perusakan di Mojogedang Karanganyar, Polisi Tetapkan Tujuh Tersangka, Begini Kronologisnya

Baca juga: BMKG Keluarkan Peringatan Dini, Gelombang Setinggi 6 Meter Berpotensi Terjadi di Kebumen dan Cilacap

Baca juga: PT KAI Luncurkan KA Nusa Tembini, Layani Rute Cilacap-Yogyakarta PP Setiap Akhir Pekan

Baca juga: Pulang dari Jepara, 4 Warga Banyumas Positif Covid-19

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved