Berita Semarang Hari Ini
KABAR DUKA, Pak Ndut Meninggal, Loper Koran Taman Madukoro Semarang, Seminggu Ini Mengeluh Pusing
Loper koran, warga Desa Derongisor, Kecamatan Mojotengah, Kabupaten Wonosobo itu meninggal pada Sabtu (19/6/2021) sekira pukul 10.00.
Penulis: iwan Arifianto | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Sodik (51) atau akrab disapa Pak Ndut meninggal dunia saat makan di warung Pak Nardi Jalan Kanal, Lamper Lor, Semarang Selatan, Kota Semarang.
Warga Desa Derongisor, Kecamatan Mojotengah, Kabupaten Wonosobo itu meninggal pada Sabtu (19/6/2021) sekira pukul 10.00.
Korban jatuh ke kolong meja saat menyantap nasi rames lauk bandeng.
Minuman susu jahe hangat yang dipesan korban satu gelas besar masih utuh.
Posisi tubuh korban saat terjatuh telentang mengenakan baju rompi koran dan celana pendek hitam.
Baca juga: Begini Cara Ganjar Pranowo Ingatkan Warga Tertib Pakai Masker, Gowes Blusukan Pasar Semarang
Baca juga: Porang Potensi Ekspor, Bupati Semarang Sebut Setahun Petani Bisa Hasilkan Seribu Ton
Baca juga: Batasi Mobilitas Warga, Pemkot Semarang Tutup 8 Ruas Jalan Selama 2 Pekan. Ini Lokasinya
Baca juga: BPSDMD Srondol Semarang Kembali Jadi Lokasi Karantina Covid Terpusat Jateng, 4 Asrama Siap Digunakan
Motor korban berupa Beat putih pelat H 2784 APG dan setumpuk koran berada di depan warung.
Pemilik warung, Nardi mengatakan, korban merupakan loper koran.
Korban akrab disapa Pak Ndut.
Hampir setiap hari korban sarapan pagi di warung makan miliknya.
"Saya juga langganan koran."
"Jadi tiap antar ke warung, dia sekalian sarapan," ujarnya kepada Tribunbanyumas.com, Sabtu (19/6/2021).
Dia menyebut, ketika sarapan pagi ini korban sempat mengeluhkan pusing kepala.
Tak heran saat makan tiba-tiba kepala menunduk.
Disusul kemudian korban muntah disertai kejang-kejang.
"Tubuh korban jatuh ke bawah meja."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/loper-koran-semarang-meninggal-2.jpg)