Breaking News:

Penanganan Corona

Keren! Sejak Wabah Covid Melanda, Desa Traju di Tegal Selalu Berstatus Zona Hijau. Ini Rahasinya

Satu tahun lebih pandemi Covid-19 melanda, Desa Traju di Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, belum pernah mencatatkan kasus corona.

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/DESTA LEILA KARTIKA
Camat Bumijawa Susworo, saat ditemui, belum lama ini. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SLAWI - Satu tahun lebih pandemi Covid-19 melanda, Desa Traju di Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, belum pernah mencatatkan kasus corona.

Bahkan, saat daerah lain mengalami lonjakan kasus pascalibur Lebaran, Desa Traju tetap berstatus zona hijau.

Hal tersebut diungkapkan Camat Bumijawa Susworo, belum lama ini.

Desa yang bisa dikatakan kecil dan berjarak sekitar 7 kilometer dari pusat Kecamatan Bumijawa ini memiliki jumlah penduduk tidak terlalu banyak, hanya sekitar 4 ribu jiwa.

Meski lokasinya jauh dari keramaian atau perkotaan namun warga Desa Traju cukup disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Baca juga: Beginilah Nasib SMPN 12 Tegal, Peminat Terus Menurun Tiap Tahun, Tiga Faktor Ini Jadi Penyebabnya

Baca juga: Kupat Bongkok, Menu Sarapan Khas Tegal: Ada Tekstur Kenyal dan Rasa Pedas Manis

Baca juga: Turun dari Mobil Menuju Warteg, Warga Tegal Ini Dipepet Pemotor. Tas Berisi Uang Rp 1 Juta Dirampas

Baca juga: Capaian Vaksinasi Lansia di Tegal Masih Rendah, Baru Mendekati 28 Persen

Satgas Jaga Tangga yang dibentuk pun bekerja secara aktif.

"Perlu saya informasikan, di Kecamatan Bumijawa, ada 18 desa. Dan sampai detik ini, alhamdulillah, ada satu desa yang sejak awal adanya pandemi Covid-19 masuk zona hijau, yaitu Desa Traju," kata Susworo.

"Apa rahasianya? Karena kesadaran warganya sangat tinggi, terlebih satgas Jaga Tangga-nya yang selalu aktif menyosialisasikan tentang Covid-19," jelas Susworo.

Menurut Susworo, kesadaran warga menjaga kesehatan diri patut dipuji. Mereka disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes) 5M.

Warga Desa Traju disiplin memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan menggunakan sabun, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

Inilah salah satu alasan, yang menurut Susworo, sangat ampuh membuat warga Desa Traju bisa mempertahankan wilayahnya selalu berada di zona hijau.

"Meski lokasi desanya jauh dari mana-mana namun warganya cukup disiplin menerapkan prokes. Sehingga, Desa Traju ini bisa saya sebut sebagai pilot project di Kecamatan Bumijawa," tuturnya.

Baca juga: BPSDMD Srondol Semarang Kembali Jadi Lokasi Karantina Covid Terpusat Jateng, 4 Asrama Siap Digunakan

Baca juga: 14 PKL Liar di Tanah Milik MAJT Ditertibkan, Pedagang Menyewa ke Oknum Rp 600 Ribu/Kapling

Baca juga: 22 Warganya Positif Covid, Desa Manduraga Purbalingga Sempat Di-lockdown. Kini, Dibuka Kecuali Pasar

Baca juga: 99 Pegawai Lapas Purwokerto Jalani Tes Urin, Imbas Seorang Pegawai Ditangkap lantaran Miliki Sabu

Membahas mengenai perkembangan Covid-19 di Kecamatan Bumijawa, Susworo menyebut, empat dari 18 Desa yang ada masuk zona merah. Keempat desa tersebut adalah Desa Cawitali, Desa Bumijawa, Desa Sigedong, dan Desa Batumirah.

Sedangkan 13 desa lain masuk zona kuning dan satu desa, yaitu Desa Traju, masuk zona hijau.

"Sampai saat ini, total kasus Covid-19 di Kecamatan Bumijawa sebanyak 191 orang. Kebanyakan sudah sembuh atau dinyatakan negatif. Sedangkan untuk yang meninggal dunia, ada sembilan orang," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved