Breaking News:

Berita Pekalongan

Sunat Bantuan Covid untuk TPQ dan Madin hingga Rp 500 Juta, Warga Bojong Pekalongan Jadi Tersangka

Penyidik Kejari Kabupaten Pekalongan menetapkan tersangka kasus pemotongan bantuan Covid-19 dari Kemenag.

Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Penyidik Kejaksaan Negeri Kabupaten Pekalongan menggeledah rumah KN, tersangka kasus pemotongan bantuan Covid-19 untuk TPQ dan Madin, di Desa Ketitang Kidul, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, Senin (14/6/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KAJEN - Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pekalongan menyita bahan baju untuk guru madin dan TPQ serta belasan botol hand sanitizer dari rumah KN (65), tersangka kasus pemotongan bantuan penanganan Covid-19 untuk TPQ dan Madin, Senin (14/6/2021).

KN yang merupakan warga Dukuh Depok RT 06 RW 02, Desa Ketitang Kidul, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, itu diduga memotong bantuan dari Kementerian Agama (Kemenag) hingga Rp 500 juta untuk 497 lembaga TPQ Madin di Kabupaten Pekalongan.

"Kami telah melakukan penggeledahan di rumah tersangka KN, Ketua DPC Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah Awaliyah (FKDT) Kabupaten Pekalongan. Dari penggeledahan, kami menemukan barang bukti empat buku rekening, (terdiri dari) tiga atas nama yang bersangkutan dan satu atas nama FKDT," kata Kasi Intel Kejaksaan Negeri Kabupaten Pekalongan Adi Candra dalam press release di aula kejaksaan setempat, Senin (14/6/2021).

Baca juga: Jalan Penghubung Banjarnegara-Pekalongan Lagi Dikerjakan, Target Selesai November 2021

Baca juga: Tracing Klaster SMA Negeri 4 Pekalongan, Satgas Tempel Stiker di Rumah Tempat Isolasi Mandiri Guru

Baca juga: 37 Guru di SMA Negeri 4 Pekalongan Positif Covid-19, Pembelajaran Tatap Muka Ditunda

Selain itu, tim menemukan bahan baju untuk guru Madin dan TPQ, belasan hand sanitizer, satu handphone, dan beberapa kuitansi.

"Semua barang-barang tersebut kami sita untuk dibawa ke kantor kejaksaan negeri Kabupaten Pekalongan. Kami, juga menyita dua kendaraan bermotor dan satu sepeda listrik milik tersangka," imbuhnya.

Menurutnya, penggeledahan ini merupakan proses tindak lanjut setelah menetapkan tersangka.

Menurut Adi, penggeledahan tersebut disaksikan keluarga, ketua RT, dan kepala desa setempat.

Kejari Kabupaten Pekalongan menetapkan KN (56) sebagai tersangka kasus dugaan pemotongan Dana Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) dari Kemenag untuk Madrasah Diniyah (Madin) dan Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) di Kabupaten Pekalongan.

Tersangka ditangkap karena menjadi salah satu penyalur dana BOP Madin-TPQ di Kabupaten Pekalongan dan merugikan negara lebih dari Rp 500 juta.

"Tersangka diamankan di Kabupaten Batang setelah dilakukan pencarian selama 6 hari," imbuh Kajari Kabupaten Pekalongan Abun Hasbullah Syambas.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved