Rabu, 6 Mei 2026

Berita Semarang

Lewat Aplikasi Apik Kerjaku, Warga Kota Semarang Kini Lebih Mudah Cari Kerja

Pemerintah Kota Semarang meluncurkan aplikasi Apik Kerjaku di Situation Room Balai Kota Semarang, Senin (14/6/2021).

Tayang:
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/EKA YULIANTI FAJLIN
Pemerintah Kota Semarang meluncurkan aplikasi Apik Kerjaku di Situation Room Balai Kota Semarang, Senin (14/6/2021). 

"By name by addresnya kami tidak tahu karena itu data BPS. Maka, kami ingin, masyarakat yang belum punya AK 1, segera urus agar kami tahu yang angkatan kerja sudah bekerja atau belum bekerja. Apik kerjaku menjadi salah satu solusi mengetahui seberapa banyak yang nganggur," terangnya.

Sutrisno mencatat, ada 2.400 pencari kerja di Kota Semarang hingga Mei 2021.

Dari data itu, 260 orang telah mengikuti seleksi melalui Apik Kerjaku. Sebanyak 35 orang di antaranya telah diterima bekerja.

Dalam waktu dekat, dia membeberkan, ada perusahaan yang membutuhkan 150 pekerja.

Baca juga: 2 Pekan Dibuka, Keterisian Penumpang Pesawat Rute Jakarta-Purbalingga Capai 80 Persen

Baca juga: 25 Warga Gumelar Banyumas Positif Covid, Hasil Tracing 4 Warga yang Sebelumnya Terpapar Covid-19

Baca juga: Sragen Zona Merah Penularan Covid-19, Bupati: Ibadah Massal dan Hajatan Dilarang, Berlaku 2 Pekan

Baca juga: Motor vs Truk Tabrakan di Jalan Raya Wangon-Lumbir Banyumas, Pemotor dan Pembonceng Tewas

Rekrutmen rencananya dilaksanakan secara bertahap mulai 16 Juni mendatang melalui Apik Kerjaku.

"Aplikasi ini baru kami luncurkan tapi sebenarnya sudah mulai sejak Maret lalu. Kemarin, kami sudah sosialisasi ke kecamatan dan kelurahan," ucapnya.

Sekda Kota Semarang Iswar Aminuddin menambahkan, maayarakat dalam mencari kerja maupun perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja akan lebih mudah terkoneksi melalui aplikasi ini.

Apalagi, di tengah pandemi Covid-19, pergerakan sangat dibatasi.

"Jadi, perusahaan tidak perlu repot-repot dalam mencari tenaga kerja. Semua sumber dan jumlah tenaga kerja sudah tercatat," ucapnya.

Jika ada investor hendak berinvestasi di Semarang, lanjut Iswar, akan lebih mudah menghitung kesiapan tenaga kerja, gaji, dan data lain. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved