Breaking News:

Berita Bisnis

2 Pekan Dibuka, Keterisian Penumpang Pesawat Rute Jakarta-Purbalingga Capai 80 Persen

Minat warga menggunakan penerbangan melewati Bandara Jenderal Besar Soedirman di Kabupaten Purbalingga meningkat.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
ISTIMEWA
ILUSTRASI. PT Angkasa Pura II (Persero) saat melakukan simulasi pelayanan penumpang di terminal sementara bandara JBS, menjelang beroperasi 1 Juni 2021 mendatang, pada Jumat (28/5/2021) sore. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Minat warga menggunakan penerbangan melewati Bandara Jenderal Besar Soedirman di Kabupaten Purbalingga meningkat. Pengoperasian bandara ini juga menjadi contoh yang baik dari semangat kolaborasi lintas instansi. 

Terutama, dalam menghadirkan bandara baru guna memperkuat konektivitas udara dan mendukung pertumbuhan perekonomian bagi masyarakat setempat.

President Director PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin mengatakan, seluruh stakeholder saling bersinergi untuk tujuan yang sama, yakni mendukung perekonomian dan mobilitas masyarakat Jawa Tengah, khususnya di bagian barat dan selatan.

"AP II, selaku pengelola Bandara Jenderal Besar Soedirman, mengucapkan terima kasih kepada seluruh stakeholder yang telah mendukung penuh operasional bandara untuk penerbangan komersial," ujar Awaluddin dalam rilis yang diterima Tribunbanyumas.com, Senin (14/6/2021).

Baca juga: Mulai Akhir Juni, Wings Air Layani Penerbangan Menuju dan Dari Bandara JB Soedirman Purbalingga

Baca juga: Kecele! Penjagaan Ketat, Warga Purbalingga Tak Bisa Bertemu Presiden Jokowi di Bandara JB Soedirman

Baca juga: Perbup Purbalingga Nomor 43 Tahun 2021 Sudah Ditandatangani, Ini Besaran Denda Pelanggar Prokes

Baca juga: Muncul Klaster Bakeuda Purbalingga, 9 Staf Terkonfirmasi Positif Covid-19

Menurutnya, operasional Bandara JB Soedirman tidak lepas dari peran TNI AU yang berkontribusi lahan di wilayah Lanud Jenderal Besar Soedirman.

Kemudian, Pemprov Jawa Tengah yang mendukung pengadaan lahan untuk runway. Sementara, Pemkab Purbalingga, mendukung pembangunan akses jalan darat, pengadaan tanah, rehabilitasi drainase, dan terminal sementara

Selanjutnya, AirNav Indonesia yang membangun tower navigasi. Pertamina yang siap menyediakan bahan bakar bagi pesawat, serta AP II yang membangun runway, taxiway, apron, dan operasional bandara.

Awaluddin mengatakan, kolaborasi ini mampu mempercepat produktivitas bandara tersebut.

Sebagai bandara yang baru dibangun dan dalam tahap pengembangan, bandara ini sudah dapat cepat produktif dengan memperhatikan keamanan, keselamatan, pelayanan, melalui pemenuhan berbagai regulasi (security, safety, service through compliance atau 3S+1C).

Tidak berhenti di sini, stakeholder juga terus berkolaborasi guna meningkatkan utilisasi dan produktivitas bandara.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved