Berita Kriminal Hari Ini
Ayah Ajak Anak Bakar Diri di Patebon Kendal, Tujuannya Agar Gugatan Cerai Dibatalkan
Aksi nekat yang dilakukan EP dengan cara membakar diri diduga adanya masalah keluarga hingga berbuntut gugatan perceraian.
Penulis: Saiful Masum | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - Seorang ayah di Kabupaten Kendal, EP (27) nekat mengajak anaknya ASR (7) melakukan percobaan bunuh diri dengan cara membakar diri.
Aksi tersebut diketahui terjadi pada Jumat (11/6/2021) di rumah tinggalnya, di Desa Kartikajaya Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal.
Belakangan diketahui bahwa EP tidak mau diceraikan istrinya, Ernawati yang berprofesi sebagai TKW.
Baca juga: Tawuran Geng Pemuda asal Kendal dan Semarang di Flyover Pelabuhan Tanjung Emas, 6 Orang Terluka
Baca juga: Hilang Kendali, Truk Trailer Tabrak Tempat Cucian dan 2 Mobil di Jalan Pantura Kendal
Baca juga: Ruang Isolasi Covid-19 di RSUD Kendal Penuh, Pemkab Berencana Buka Lagi RSDC
Baca juga: Mendaftar Tahun Ini, Berangkat ke Tanah Suci 30 Tahun Kemudian - Daftar Tunggu Haji di Kendal
Saat ini, kedua korban menjalani perawatan intensif di RSUD dr Soewondo Kabupaten Kendal.
Humas RSUD dr Soewondo Kendal, dr Muhammad Wibowo mengatakan, kondisi ASR mengalami luka bakar di perut dan tangan.
Sedangkan ayahnya mengalami luka bakar lebih parah hampir separo tubuhnya.
"Hingga saat ini, kondisi perempuan 7 tahun itu stabil."
"Sedangkan ayahnya harus menjalani operasi akibat luka bakar yang lebih parah," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (14/6/2021).
Adik ipar EP, Fitri mengatakan, aksi nekat yang dilakukan EP diduga adanya masalah keluarga hingga berbuntut gugatan perceraian.
EP tak terima digugat cerai istrinya karena masih sangat mencintainya.
Untuk mencegah perceraian itu terjadi, EP nekat meminta kepada mertua agar istrinya tidak jadi menggugat cerai.
Selain itu, EP membawa botol berisi bahan bakar minyak dan menyiramkan ke tubuhnya dan tubuh anaknya dalam pelukan.
EP pun membakar diri dan anaknya untuk mencegah perceraian terjadi agar rumah tangga yang dibangun selama 7 tahun tidak berakhir.
Beruntung, ayah mertuanya menyelamatkan EP dan cucunya meski mengalami luka bakar dan dilarikan ke rumah sakit.
"Kalau alasan pastinya tidak tahu."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/aksi-bakar-diri-di-kendal.jpg)