Berita Jawa Tengah

Mendaftar Tahun Ini, Berangkat ke Tanah Suci 30 Tahun Kemudian - Daftar Tunggu Haji di Kendal

Pandemi Covid-19 tidak menyurutkan masyarakat Kendal dalam mendaftar calon haji. Setiap hari rata-rata ada 10 orang.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/SAIFUL MA'SUM
Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kantor Kemenag Kabupaten Kendal, Nur Qoidah. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KENDAL - Kantor Kemenag Kabupaten Kendal mencatat, daftar tunggu ibadah haji di wilayahnya hingga 30 tahun.

Artinya, masyarakat yang mendaftarkan diri sebagai calon haji pada 2021, harus sabar mengantre hingga 2050.

Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kantor Kemenag Kabupaten Kendal, Nur Qoidah mengatakan, panjangnya antrean daftar tunggu haji dikarenakan antusiasme masyarakat yang tinggi.

Sementara kuota pemberangkatan terbatas setiap tahunnya.

Baca juga: Tiap Hari Bagikan 600 Bungkus Nasi, Bantu Kebutuhan Warga Isolasi Mandiri di Karangsari Kendal

Baca juga: Lockdown Lokal di Karangsari Kendal, 78 Warga Lingkungan RT Positif Covid-19, Seusai Ikut Takziah

Baca juga: Kebakaran Pasar Sukorejo Kendal, Api Diduga Muncul dari Warung Makan, 12 Kios Ludes Terbakar

Baca juga: Penataan Ulang Empat RTH di Kendal, Dikonsep Bisa Jadi Ruang Interaksi Sosial Warga

Qoidah menyebut, pandemi Covid-19 nampaknya tidak menyurutkan masyarakat Kendal dalam mendaftar calon haji.

Katanya, rata-rata pendaftar mencapai 8-10 orang setiap hari.

Bahkan, sesekali tembus 20 orang dalam sehari.

"Antusiasme warga daftar haji masih cukup tinggi."

"Sehari rata-rata kami bisa melayani 8-10 orang," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (11/6/2021).

Dengan panjangnya antrean haji ini, Qoidah mengimbau agar masyarakat yang masih muda dapat mendaftar sebagai calon haji lebih dini.

Dengan itu, mereka bisa mendapatkan jatah keberangkatan di usia yang masih representatif untuk menunaikan rangkaian ibadah haji.

"Semoga nanti Indonesia mendapatkan tambahan kuota masyarakat untuk menunaikan ibadah haji," ujarnya.

Di lain sisi, ditiadakannya pemberangkatan haji bagi masyarakat Indonesia membuat 987 calon jemaah haji asal Kendal batal ke Tanah Suci pada 2021.

9 orang di antaranya menunda keberangkatan dengan alasan sendiri.

Sedangkan sisanya memang tertunda.

Pihak Kemenag Kabupaten Kendal tengah melakukan sosialisasi kepada para calon jemaah haji terkait informasi dan hal-hal teknis atas penundaan haji pada 2021 ini.

Termasuk memastikan kepada calon jemaah haji bahwa dana haji yang sudah dibayarkan tetap tersimpan dengan baik, tidak dialihfungsikan untuk apapun.

"Dari total calon jemaah haji yang tertunda keberangkatannya, 3 orang sudah mengambil sebagian dana pelunasan haji untuk kebutuhan keluarga."

"Jadi untuk dana haji aman, masyarakat tidak perlu cemas," tuturnya. (Saiful Ma'sum)

Baca juga: Dirikan KPSM, Cerita Pemuda Desa Patakbanteng Wonosobo Atasi Masalah Sampah di Hulu Serayu

Baca juga: Warga Dusun Paponan Temanggung Belum Percaya, Orangtua Aisyah Tega Bunuh Anaknya, Ini Kata Mereka

Baca juga: Driver Ojek Online Ditemukan Tewas Terbakar di Flyover Brebes, Saksi: Antar Penumpang dari Tegal

Baca juga: Polisi Temukan 300 Pohon Ganja di Rumah Warga di Songgom Brebes, Ditanam di Pot

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved